Gubernur Al Haris: Pemprov Jambi dan BI Komitmen Kendalikan Inflasi

Rabu, 28 Januari 2026 - 02:34:15 WIB

Gubernur Al Haris menghadiri pengukuhan Kepala Perwakilan BI Jambi yang baru.
Gubernur Al Haris menghadiri pengukuhan Kepala Perwakilan BI Jambi yang baru.

IMCNews.ID, Jambi - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH mengemukakan, Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen bersama Bank Indonesia (BI) untuk terus mengendalikan inflasi.

Termasuk menghadirkan toko inflasi di sejumlah pasar guna menjaga stabilitas harga bahan pokok, diberbagai daerah di Provinsi Jambi.

"Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jambi yang secara konsisten terus berperan aktif menjaga stabilitas ekonomi daerah, khususnya melalui pengendalian inflasi di Provinsi Jambi," ucap Al Haris saat menghadiri Pengukuhan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jambi, Senin (26/01/2026 lalu.

Kata dia, BI saat ini tidak hanya fokus pada kebijakan moneter, tetapi telah turun langsung membina ekonomi masyarakat.

“Membina UMKM, home industry, membantu petani dan pelaku usaha. Ini sangat luar biasa binaan BI,” ungkapnya.

Dia mengucapkan  terima kasih kepada Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi yang lama yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik.

“Terima kasih Bapak Warsono yang telah melaksanakan tugas dengan sangat baik dan memberikan dukungan luar biasa terhadap Provinsi Jambi. Tak sekadar menjalankan tugas, Bapak Warsono bekerja dengan jiwa, membina hubungan baik dengan semua pihak terkait pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi,” katanya.

Melalui sinergi yang erat dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya, peran Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jambi dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) telah memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga daya beli masyarakat.

Dia mengakui bahwa pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi agak melemah, hal ini dikarenakan adanya inflasi seperti harga cabai yang selalu tidak menentu.

“Kita tahu Kerinci daerah pertanian tapi harga cabai sering terjadi kenaikan, mungkin daerah menjual kedaerah yang terdekat seperti, Sumbar, Sumatera Selatan dan Bengkulu,” sebutnya.

Dia mengungkapkan bahwa angka Inflasi Provinsi Jambi y-on-y pada Desember 2025 sebesar 3,71 persen relatif stabil dibanding provinsi lainnya di Indonesia.

Sementara itu, laju pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi pada triwulan III 2025 mengalami pertumbuhan sebesar 4,77 persen.

“Tentu ini merupakan hasil sinergi dan kolaborasi Bank Indonesia Jambi bersama Pemerintah Provinsi Jambi dan pihak terkait lainnya dalam pengendalian inflasi dan peningkatan ekonomi di Provinsi Jambi," terangnya.

Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo dalam menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jambi atas peran besar dalam bermitra dengan Bank Indonesia Perwakilan Jambi.

Ia juga menyebut promosi Warsono sebagai bentuk kepercayaan dan tantangan baru setelah ditempa di Jambi.

“Pak Warsono kami promosikan. Terima kasih Pak Gubernur Al Haris yang telah ikut mendidik anak kami menjadi pemimpin BI yang sukses. Setelah ditempa di Jambi, kini kami beri tantangan di Jayapura. Insya Allah sukses dan ke depan akan terus berprestasi,” ujarnya.

Ia juga memaparkan lima fokus utama BI di Provinsi Jambi, yakni pemenuhan kebutuhan uang layak edar hingga pelosok, terutama menjelang Ramadhan.

Kedua stabilitas harga dan pengendalian inflasi, termasuk penguatan ketahanan pangan dan kerja sama antar daerah.

Lalu mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya melalui hilirisasi komoditas unggulan seperti sawit dan karet. Selanjutnya penguatan ekonomi kerakyatan, pembinaan UMKM, ekonomi syariah, serta pemberdayaan pondok pesantren.

Terakhir, digitalisasi sistem pembayaran, melalui perluasan QRIS dan elektronifikasi transaksi keuangan pemerintah daerah.

Dalam kesempatan tersebut Perry Warjiyo juga menitipkan Tedy Arief Budiman sebagai penerus kepemimpinan BI Jambi. (*)



BERITA BERIKUTNYA