IMCNews.ID, Jambi - Warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai Batanghari diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat tingginya curah hujan belakangan ini. Pasalnya, bencana banjir dan longsor dapat terjadi kapan saja.
"Saya sudah imbau semua pihak yang terlibat, mulai dari BPBD, tim relawan semuanya harus siap siaga mengantisipasi kejadian luapan sungai akibat intensitas hujan tinggi," imbuh Gubernur Jambi, Al Haris.
Apalagi, kata Haris, tinggi muka air sungai saat ini mengalami peningkatan seperti Sungai Batang Tebo dan Batang Merangin.
Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Amri Juhardy menjelaskan sejumlah wilayah setempat terkepung banjir pasang laut (rob).
Peristiwa itu menyebabkan kawasan pemukiman di pesisir terendam air dengan ketinggian rata-rata 30 hingga 50 centimeter (cm).
Bahkan, akibat kejadian itu, satu rumah kosong milik warga Desa Kuala Simbur, Kecamatan Muara Sabak Timur hanyut terbawa derasnya arus air laut yang meluap ke pesisir pantai.
Ia menyebut ketinggian air yang terjadi disebabkan pasang air laut dan tingginya curah hujan dalam tiga hari terakhir.
Berdasarkan ramalan BMKG, curah hujan dan ombak tinggi disertai angin kencang masih berpotensi terjadi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Untuk itu, pemerintah daerah memberikan imbauan kepada nelayan agar tetap waspada.
"Nelayan saya minta membaca prakiraan cuaca sebelum melaut, itu penting untuk keselamatan mereka (nelayan), kita berupaya memperkuat komunikasi sesuai arahan bupati" katanya. (*)
Respon Kebijakan Pengalihan Gaji PPPK ke Pusat, M Hafiz: Potensi Ruang Fiskal Bagi Daerah
Kejagung Sita 38 Objek Tanah Dalam Kasus TPPU Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Tinjau Lokasi Kebakaran di Tanjung Raden, Gubernur Minta Warga Waspada Api di Musim Kemarau
Edi Purwanto Penuhi Janji, Jalan Padang Lamo Mulai Dibangun Tahun Ini
Gubernur Al Haris Sampaikan Nota Keuangan Perubahan APBD 2026
Aksi ke DPRD Kota Jambi, Aliansi Masyarakat Adat Melayu Desak Pemerintah Tutup Helen’s Play Mart