IMCNews.ID, Jakarta - Perum Bulog menyebut bahwa stok cadangan beras mencapai 3,8 juta ton. Kondisi itu dipastikan aman hingga menghadapi Natal dan tahun baru 2026 mendatang.
"Cukup, lebih dari cukup. Kita masih punya lebih dari 3,8 juta ton sekarang," kata Wakil Direktur Utama Perum Bulog Marga Taufiq, belum lama ini.
Meski demikian, Bulog menurut dia juga telah mempersiapkan langkah antisipatif agar penyaluran beras kepada masyarakat berjalan lancar.
Di sisi lain, Direktur Pengadaan Perum Bulog, Prihasto Setyanto menambahkan bahwa stok beras saat ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah berdirinya Bulog .
Dia menegaskan kapan saja Bulog siap mengeluarkan stok beras itu dari gudang. Terutama bila ada instruksi langsung dari pemerintah untuk menjaga keseimbangan harga di pasar.
"Bulog sebagai operator, kalau memang kami diperintahkan untuk mengeluarkan stok yang ada, ya kami keluarkan stok yang ada. Stok kita kan cukup besar. Saat ini posisi sudah 3,8 juta ton dan itu tertinggi sepanjang sejarah sejak berdirinya Bulog," ungkapnya. (*)
Raih Opini WTP ke-14, Gubernur Al Haris Tegaskan Komitmen Perbaiki Tata Kelola Keuangan
Dua Terdakwa Kasus 58 Kg Sabu Dituntut Seumur Hidup Oleh JPU Kejari Jambi
Kasus Pengadaan Zat Kimia Perumda Tirta Mayang Kota Jambi Seret Nama Sejumlah Pejabat
Bapemperda DPRD Jambi Konsultasikan Ranperda Pengelolaan Tahura ke Kemenhut
Soal PI Migas, Al Haris Ungkap Baru Satu Perusahaan Setuju Beri 10 Persen
Haji 2026, Jamaah Mulai Diberangkatkan 22 April, Ini Jadwal Lengkapnya