IMCNews.ID, Jakarta - Perum Bulog menyebut bahwa stok cadangan beras mencapai 3,8 juta ton. Kondisi itu dipastikan aman hingga menghadapi Natal dan tahun baru 2026 mendatang.
"Cukup, lebih dari cukup. Kita masih punya lebih dari 3,8 juta ton sekarang," kata Wakil Direktur Utama Perum Bulog Marga Taufiq, belum lama ini.
Meski demikian, Bulog menurut dia juga telah mempersiapkan langkah antisipatif agar penyaluran beras kepada masyarakat berjalan lancar.
Di sisi lain, Direktur Pengadaan Perum Bulog, Prihasto Setyanto menambahkan bahwa stok beras saat ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah berdirinya Bulog .
Dia menegaskan kapan saja Bulog siap mengeluarkan stok beras itu dari gudang. Terutama bila ada instruksi langsung dari pemerintah untuk menjaga keseimbangan harga di pasar.
"Bulog sebagai operator, kalau memang kami diperintahkan untuk mengeluarkan stok yang ada, ya kami keluarkan stok yang ada. Stok kita kan cukup besar. Saat ini posisi sudah 3,8 juta ton dan itu tertinggi sepanjang sejarah sejak berdirinya Bulog," ungkapnya. (*)
Sebut Dakwaan Jaksa Soal Pemerasan Rp55 Miliar Kabur, Febrie Minta Dibebaskan
DPRD Desak Pemprov Jambi Siapkan Usulan Pengelolaan Mangrove dan Gambut Terpadu
Gubernur Tekankan Hut Ke-27 Sarolangun Harus Jadi Momen Evaluasi
Proyeksi Pendapatan dan Target Jaminan Kesehatan dalam Perubahan RPJMD Disorot
Haji 2026, Jamaah Mulai Diberangkatkan 22 April, Ini Jadwal Lengkapnya