IMCNews.ID, Jakarta - Perum Bulog menyebut bahwa stok cadangan beras mencapai 3,8 juta ton. Kondisi itu dipastikan aman hingga menghadapi Natal dan tahun baru 2026 mendatang.
"Cukup, lebih dari cukup. Kita masih punya lebih dari 3,8 juta ton sekarang," kata Wakil Direktur Utama Perum Bulog Marga Taufiq, belum lama ini.
Meski demikian, Bulog menurut dia juga telah mempersiapkan langkah antisipatif agar penyaluran beras kepada masyarakat berjalan lancar.
Di sisi lain, Direktur Pengadaan Perum Bulog, Prihasto Setyanto menambahkan bahwa stok beras saat ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah berdirinya Bulog .
Dia menegaskan kapan saja Bulog siap mengeluarkan stok beras itu dari gudang. Terutama bila ada instruksi langsung dari pemerintah untuk menjaga keseimbangan harga di pasar.
"Bulog sebagai operator, kalau memang kami diperintahkan untuk mengeluarkan stok yang ada, ya kami keluarkan stok yang ada. Stok kita kan cukup besar. Saat ini posisi sudah 3,8 juta ton dan itu tertinggi sepanjang sejarah sejak berdirinya Bulog," ungkapnya. (*)
Gubernur Al Haris Siap Tindaklanjuti Masukan DPRD Demi Kemajuan Jambi
Dede Perampok dan Pembunuh Nindia Pemilik Pajero Sport Hanya Divonis 19 Tahun Penjara
Diperkirakan Dihadiri Ribuan Massa, Pengurus PAN se Provinsi Jambi Dilantik Lusa Oleh Zulhas
Ketua DPRD Provinsi Jambi Soroti Aktivitas Ilegal Pemicu Banjir di Sarolangun
Haji 2026, Jamaah Mulai Diberangkatkan 22 April, Ini Jadwal Lengkapnya