IMCNews.ID, Jakarta - Koperasi desa atau kelurahan bisa menjadi pangkalan resmi penyaluran LPG 3 kg. Kepastian itu disampaikan Menteri Koperasi, Ferry Juliantono.
Ferry mengatakan pihaknya sudah berdiskusi dan rapat dengan kementrian ESDM agar Kopdes Merah Putih bisa menjadi pangkalan LPG 3 kg.
“Meskipun Keputusan Menteri ESDM-nya menetapkan kopdes sebagai subpangkalan, tetapi hasil diskusi rapat dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM itu menetapkan risiko kopdes ini rendah, sehingga kita bisa melakukan kegiatan penjualan LPG 3 kg setara dengan pangkalan,” kata Ferry setelah serah terima jabatan, Selasa (9/9/2025) lalu.
Ferry, yang menggantikan menteri sebelumnya Budi Arie Setiadi, menambahkan jumlah tabung dan skema distribusi akan tetap mengikuti aturan yang ditetapkan oleh PT Pertamina Patra Niaga.
Ia menambahkan, kopdes di desa dengan populasi besar akan diakomodasi sebagai pangkalan.
Sementara yang berada di daerah dengan sedikit anggota akan berfungsi sebagai subpangkalan.
Selain itu, Ferry juga menjamin harga jual LPG 3 kg di kopdes akan disesuaikan dengan harga agen.
Langkah ini diambil untuk memastikan harga yang stabil dan terjangkau bagi masyarakat desa. (*)
Kabut Asap Kian Pekat, PT SAS Bagikan 10.000 Masker untuk Warga Jambi
Jambi Dapat Bantuan Pembangunan 500 Titik Sumur Bor Tangani Karhutla
Gubernur Turun ke Sarolangun Tangani Karhutla, Minta Waterbombing untuk Pendinginan
Cuaca Kian Memburuk Dampak Kabut Asap, Siswa PAUD/TK hingga Kelas 2 SD Diliburkan
Bukan Cuma Pemadaman, Tata Air Gambut Harus Jadi Pertahanan Pertama Hadapi Karhutla
Rp200 Triliun Uang Negara Ngendap di BI Dialirkan ke Perbankkan Mulai Hari Ini