Ekspor Produk Jambi Masih Banyak Dilakukan Lewat Pelabuhan Luar Provinsi

Selasa, 10 Juni 2025 - 08:13:41 WIB

IMCNews.ID, Jambi - Kegiatan ekspor produk asal Jambi masih banyak dilakukan lewat pelabuhan di luar Provinsi Jambi sendiri. Hal itu diketahui dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Jambi.

Ekspor lewat pelabuhan di luar Provinsi Jambi mendominasi dengan presentasi sebesar 56,33 persen atau senilai 88,82 juta dolar Amerika Serikat (AS) pada April 2025.

"Sedangkan pengiriman barang melalui pelabuhan yang ada di Jambi hanya sebesar 43,67 persen atau 70,65 juta dolar AS," kata Kepala BPS Provinsi Jambi, Agus Sudibyo.

Ekspor terbesar komoditas asal Jambi dikirim melalui Pelabuhan Belakang Padang, Kepulauan Riau (Kepri) sebesar 39,22 persen. Lalu lewat pelabuhan Teluk Bayur, Sumatera Barat sebesar 5 persen.

Selanjutnya lewat Tanjung Priok, Jakarta 4,27 persen. Kemudian Sungai Pakning, Riau 3,75 persen.

Selanjutnya dari Pelabuhan Belawan, Medan dan Musi River Boom Baru, Sumsel masing-masing 2,77 dan 1,27 persen.

Nilai ekspor Provinsi Jambi menurut pelabuhan yang ada di Jambi sepanjang April 2025, terdiri atas Pelabuhan Talang Duku sebesar 22,18 persen.

Lalu pelabuhan Kuala Tungkal 11,64, Pelabuhan Muara Sabak 9,30 persen dan Pelabuhan Nipah Panjang 0,55 persen.

Agus menyebut, dari total nilai ekspor sebesar 157, 6 juta dolar Amerika Serikat selama April, pengiriman dari pelabuhan Jambi menyumbang 70,65 juta dolar Amerika.

Sisanya sebesar 88,82 juta dolar disumbang dari pelabuhan luar Provinsi Jambi.

Sementara komoditas ekspor masih didominasi gas alam, batu bara dan lignit menyumbang nilai sebesar 67,39 juta dolar (44,74 persen).

Disusul karet dan barang dari karet (TSNR 10, TSNR 20, TSNR CV) sebesar 32,6 juta dolar (20 persen).

Selebihnya berasal dari komoditas minyak sawit olahan dan minyak kelapa mentah 17, 3 juta dolar (10,99 persen) dan bahan nabati berupa cangkang karnel sawit sebesar 9,5 juta dolar atau sebesar 6,06 persen.

Tujuan ekspor paling banyak dari Jambi yakni menuju Singapura, Thailand dan Malaysia, Jepang dan Cina.

"Ekspor ke Singapura terbesar mencapai 37,56 persen, di susul Thailand, Jepang dan Malaysia masing-masing 12,06 persen, 12,85 persen dan 10,53 persen," jelasnya. (*)



BERITA BERIKUTNYA