IMCNews.ID, Jambi - Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Candi Muarajambi terus didorong agar menjadi warisan dunia dan diakui oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization(UNESCO).
Staf khusus Menteri Kebudayaan Bidang Diplomasi Budaya dan Hubungan Internasional, Annisa Rengganis mengatakan jika saat ini KCBN Muarajambi masuk dalam tentavie list warisan dunia Unesco.
“Ini merupakan kesempatan besar, sekaligus tanggung jawab bersama untuk mendorong pengakuan dunia,” katanya disela-sela kunjungannya di kawasan candi Muarajambi, Minggu (18/5/2025).
Kawasan candi muara Jambi menurutnya merupakan bukti sejarah panjang peradaban tinggi yang pernah tumbuh dan berkembang di pulau Sumatera.
Komplek percandian telah ditetapkan sebagai KCBN berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) nomor 259/M/2013, mencakup areal seluas 4000 hektare, menjadikan kawasan terluas di Asia Tenggara.
Dia menambahkan, lebih dari 82 reruntuhan bangunan kuno telah diidentifikasi, dengan 11 kompleks percandian utama yang sudah direstorasi.
Didalamnya juga terdapat kanal-kanal air, kolam kuno dan jalur air yang terhubung langsung dengan Sungai Batanghari.
Hal ini membuktikan bahwa masyarakat saat itu memiliki kecanggihan dalam teknik sipil, tata air dan arsitektur.
Dia mengatakan, Kementerian Kebudayaan mendorong KCBN diakui Unesco, juga perlu dukungan semua pihak. (*)
Kabut Asap Kian Pekat, PT SAS Bagikan 10.000 Masker untuk Warga Jambi
Jambi Dapat Bantuan Pembangunan 500 Titik Sumur Bor Tangani Karhutla
Gubernur Turun ke Sarolangun Tangani Karhutla, Minta Waterbombing untuk Pendinginan
Cuaca Kian Memburuk Dampak Kabut Asap, Siswa PAUD/TK hingga Kelas 2 SD Diliburkan
Bukan Cuma Pemadaman, Tata Air Gambut Harus Jadi Pertahanan Pertama Hadapi Karhutla