IMCNews.ID, Jambi - Sebuah video beredar luas di media sosial memicu disinformasi publik terkait dugaan insiden dalam kegiatan seminar sehari Sahabat Alam Jambi, Rabu (14/5/2025).
Seminar sehari yang membahas tentang persoalan banjir digelar di Griya Mayang rumah dinas Wali Kota Jambi.
Video tersebut menampilkan adanya gangguan terhadap jalannya acara, yang disebut-sebut disusupi oleh sekelompok pihak tertentu.
Menanggapi situasi tersebut, Sahabat Alam Jambi merilis kronologis resmi untuk meluruskan informasi yang simpang siur di tengah masyarakat.
Dalam keterangan resminya, mereka mengungkapkan sejumlah poin penting. Pertama bahwa seminar Sahabat Alam Jambi awalnya berlangsung lancar dan kondusif, hingga kemudian diganggu oleh oknum sekelompok individu yang mengaku berasal dari WALHI (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia) Jambi.
Kemudian panitia dan anggota Sahabat Alam Jambi sempat berupaya meredam situasi secara damai agar kegiatan tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Berdasarkan pemantauan internal, kelompok yang mengaku dari WALHI tersebut diduga kuat telah merencanakan gangguan sejak sebelum acara dimulai.
Saat ini, Sahabat Alam Jambi tengah mendalami lebih lanjut motif dan tujuan dari aksi yang mengganggu jalannya kegiatan tersebut.
Jefri Bintara Pardede, Ketua Sahabat Alam Jambi mengatakan bahwa penjelasannya ini dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami tidak ingin menjadi hoaks di tengah masyarakat,” katanya.
Mereka juga mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan klarifikasi dan saling menghargai demi menjaga ruang diskusi dan kegiatan publik yang sehat.
"Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pemahaman utuh dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi," ujar Jefri. (*)
Kabut Asap Kian Pekat, PT SAS Bagikan 10.000 Masker untuk Warga Jambi
Jambi Dapat Bantuan Pembangunan 500 Titik Sumur Bor Tangani Karhutla
Gubernur Turun ke Sarolangun Tangani Karhutla, Minta Waterbombing untuk Pendinginan
Cuaca Kian Memburuk Dampak Kabut Asap, Siswa PAUD/TK hingga Kelas 2 SD Diliburkan
Bukan Cuma Pemadaman, Tata Air Gambut Harus Jadi Pertahanan Pertama Hadapi Karhutla
JNE Gelar Donor Darah, Cek Kesehatan Gratis dan Serahkan Mobil Jenazah Untuk Kemanusiaan