Tim Cek Kondisi Jembatan Gentala Arasy Pasca Ditabrak Tongkang Batu Bara, Ini Hasilnya

Senin, 12 Mei 2025 - 08:49:24 WIB

IMCNews.ID, Jambi - Tim Satuan Tugas Pengawasan dan Penegakan Hukum (Satgaswasgakkum) angkutan batu bara Provinsi Jambi bersama Dinas PUPR dan Perkumpulan Pengusaha Tambang Batubara (PPTB) mengecek kondisi jembatan Gentala Arasy, Jumat (9/5/2025) lalu.

Sebagaimana diketahui, jika jembatan yang menjadi ikon provinsi Jambi itu ditabrak tongkang bermuatan batu bara pada Kamis (8/5/2025) sehari sebelumnya.

Wakil ketua Satgaswasgakkum, Johansyah menjelaskan bahwa jembatan ditabrak pada Kamis, 8 Mei 2025 sekira pukul 14.56 WIB oleh Tongkang BG Mega Trans II yang ditarik oleh kapal TB Equator V.

Pada saat kejadian kapal pada posisi akan mengolong di jembatan dan cuaca hujan lebat dengan kondisi angin yang cukup kencang.

"Disebabkan terpaan angin tersebut menyebabkan kapal tongkang berada posisi yang tidak stabil pada posisi alur pelayaran, sehingga tali towing pada kapal tongkang tersebut putus," jelasnya.

Akibatnya tongkang menyenggol fender jembatan Gentala Arasy dengan posisi tongkang melintang pada kolong jembatan.

Pada saat yang bersamaan kapal tunda/Kapal Assist Sumber IV dan Kapal Penarik (TB. Equator) segera melakukan evakuasi terhadap tongkang yang melintang tersebut.

Tidak lama setelah evakuasi, anggota Ditpolairud Polda Jambi melakukan penanganan dan penindakan terhadap kapal tersebut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Saat ini kapal tongkang BG Mega Trans II dan kapal TB Equator V telah ditahan untuk proses hukum selanjutnya oleh Ditpolairud Polda Jambi,” katanya.

Setelah dilakukan pengecekan oleh Tim didapati bahwa terjadi kerusakan ringan pada fender beton yang terkena benturan.

“Namun secara teknis oleh dinas PUPR dinyatakan bahwa fender dimaksud hanya perlu dilakukan perapihan serta penguatan pada bagian karet fender dan pile cap,” terangnya.

Selanjutnya untuk pelaksanaan perbaikan, Dinas PUPR Provinsi Jambi akan melakukan pengawasan dan pendampingan pada saat pelaksanaan perbaikan.

"PPTB bertanggung jawab memfasilitasi, mendampingi dan mengkoordinir pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut untuk melakukan perbaikan mulai dari sebelum, selama maupun setelah selesai perbaikan,” sebutnya.

Kata dia, tim berkesimpulan bahwa jembatan Gentala Arasy masih aman untuk di lalui oleh kapal-kapal angkutan batubara dengan tetap menjalankan SOP yang sudah ditetapkan.

“Untuk kedepan apabila kondisi cuaca ekstrim, petugas posko dapat menunda kapal yang akan mengolong di jembatan menunggu sampai dengan cuaca membaik," tutup Johansyah. (*)



BERITA BERIKUTNYA