IMCNews.id, JAMBI- Nilai ekspor Provinsi Jambi pada bulan Desember 2023 mengalami penurunan signifikan sebesar 18,34 persen dibandingkan bulan sebelumnya, mencapai US$ 172,77 juta.
Berdasarkan data BPS Provinsi Jambi yang dirilis pada 1 Februari 2024, penyebab utama penurunan ini melibatkan beberapa sektor, seperti komoditi pinang, minyak nabati, kayu lapis, olahan kayu, arang, pulp dan kertas, serta migas.
Total nilai ekspor Provinsi Jambi hingga Desember 2023 mencapai US$ 2.192,80 juta. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 26,95 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2022.
Kontribusi terbesar terhadap total ekspor di Provinsi Jambi masih didominasi oleh sektor pertambangan, menyumbang sebesar 59,82 persen. Diikuti oleh sektor industri dengan 36,79 persen, dan sektor pertanian sebesar 3,39 persen.
Ketika diuraikan menurut komoditi, kelompok industri diwarnai oleh minyak nabati yang memberikan kontribusi sebesar 15,17 persen. Sementara kelompok pertambangan didominasi oleh ekspor minyak dan gas sebesar 43,37 persen.
Komoditi pinang menjadi penyumbang terbesar dari kelompok pertanian dengan kontribusi sebesar 2,26 persen. Pada sektor pertanian, nilai ekspor pada Desember 2023 mengalami kenaikan sebesar 13,89 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya, terutama dipicu oleh kenaikan ekspor komoditi kopi, teh, dan rempah.
Meskipun demikian, sektor pertanian secara keseluruhan masih mencatat penurunan hingga 47,60 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2022.
Sementara itu, sektor industri turun sebesar 7,99 persen, dipengaruhi oleh penurunan ekspor minyak nabati, kayu lapis, arang, dan pulp.
Kemudian, di sektor pertambangan, nilai ekspor mengalami penurunan sebesar 24,24 persen, terutama disebabkan oleh turunnya ekspor komoditi migas, seperti gas alam.
Penurunan ini juga tercermin dalam nilai ekspor pertambangan secara keseluruhan hingga Desember 2023 yang turun sebesar 30,84 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Penurunan ekspor ini menjadi tantangan yang perlu diatasi untuk memperkuat kembali kinerja ekspor Provinsi Jambi pada tahun-tahun mendatang. (*)
Lahan Eks Karhutla Ditanami Sawit, Al Haris Minta APH Usut Motif Pembakaran Untuk Perkebunan
Kejati Jambi Periksa Kaban DPKAD Merangin, Dugaan Korupsi Rp19,5 Miliar Jadi Sorotan
Gerbong Mutasi Polri: Dirlantas hingga Dua Kapolres di Jambi Berganti
Bahlil Tutup Jalur Transit Ekspor SDA, Mulai 2027 Batu Bara Wajib Lewat Danantara
Penahanan Nella Ervina Cs Diperpanjang, Penyidik Rampungkan Berkas Korupsi Pemutakhiran Pajak
Inflasi Jambi Tembus 2,99 %, Kabupaten Kerinci Paling Terdampak