Ini Modus Penipuan yang Lagi Tren Sasar Peserta Tes PPPK, KemenPANRB Beri Peringatan

Senin, 20 November 2023 - 13:12:47 WIB

Foto ilustrasi pelaksanaan tes PPPK
Foto ilustrasi pelaksanaan tes PPPK

IMCNews.ID – Gelombang penipuan merambah dunia seleksi CPNS 2023 dan PPPK 2023, dengan iming-iming kelulusan atas pembayaran sejumlah uang.

Meskipun telah ada peringatan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN), peserta seleksi dihimbau agar berhati-hati terhadap tawaran yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan.

Beberapa pejabat KemenPANRB dan BKN telah dengan tegas memperingatkan para peserta seleksi CPNS 2023 dan PPPK 2023 terhadap modus penipuan baru yang tengah berkembang.

Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Hukum KemenPAN-RB, Sri Rejeki Nawangsasih, menegaskan bahwa tidak ada pungutan biaya dalam seleksi tersebut.

Jika ada klaim bisa menjamin kelulusan dengan membayar sejumlah uang, dipastikan itu adalah aksi penipuan.

 Sri Rejeki Nawangsasih mengungkapkan modus penipuan yang sedang tren. Pihak yang mengaku bisa menjamin kelulusan akan menghubungi peserta yang telah lulus, mengatasnamakan instansi yang dilamar untuk menawarkan diklat.

Sri Rejeki Nawangsasih dengan tegas meminta agar peserta tidak menghiraukan tawaran semacam itu.

 Sementara itu, pada seleksi kompetensi PPPK, sejumlah pelamar mengikuti ujian di Kantor BKN Jakarta. Terdapat empat jenis ujian, termasuk kompetensi teknis, manajerial, sosial kultural, dan wawancara.

Para pelamar yang lulus ambang batas akan melanjutkan seleksi kompetensi teknis tambahan. Pemerintah mendapat apresiasi, terutama dari pelamar non-ASN atau honorer, yang diakomodir dalam seleksi ini.

Seorang pelamar jabatan Ahli Penata Pertama Kebijakan Publik, Edi Kusnadi, menyambut baik kebijakan pemerintah yang memberikan kesempatan kepada tenaga non-ASN untuk mengikuti seleksi CASN.

Meskipun ada kekhawatiran terkait tren penipuan, para pelamar tetap fokus pada ujian dan berharap dapat melewati seleksi ini dengan baik.

Gelombang penipuan tidak hanya merugikan peserta, tetapi juga merusak integritas seleksi CPNS dan PPPK.

Pemerintah terus mengingatkan agar peserta tidak terjebak dalam praktik penipuan dan menjaga integritas dalam setiap tahap seleksi. (*)

 

 

 

 



BERITA BERIKUTNYA