MCNews.ID- Langkah berani Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto yang berencana ke Mesir mengawal bantuan untuk Palestina mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Prabowo sebelumnya menyatakan siap berangkat ke Mesir untuk berkoordinasi tentang bantuan kapal rumah sakit milik TNI AL yang akan dikirim ke Palestina.
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Jaringan Nasional (Jarnas) 98, Sangap Surbakti menilai rencana Prabowo berangkat ke Mesir menunjukkan karakter mantan Danjen Kopassus itu sebagai seorang kesatria yang berani menghadapi risiko demi misi kemanusiaan.
"Pak Prabowo merealisasikan hal yang pernah diucapkan Bung Karno, yaitu satunya kata dengan perbuatan," ujar Sangap dalam keterangan tertulis di Jakarta, dilansir dari jpnn.com.
Dia menyebut Menhan RI Prabowo telah menunjukkan langkah konkret dalam membantu warga Palestina yang jadi korban gempuran Israel. "Di saat yang lain hanya sekadar kata, Pak Prabowo secara konkret menunjukkan ke kita bagaimana caranya menegakkan konstitusi," katanya.
Selain itu, Sangap menilai Prabowo sangat memahami amanat Konstitusi Indonesia bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa, sehingga penjajahan harus dihapuskan.
"Di sana ada yang teriak-teriak menegakan konstitusi, tetapi menurut saya tidak paham sesungguhnya konstitusi. Cuma bisa ngomong, nihil tindakan konkret. Ya sudahlah. Untung Pak Prabowo menunjukan kepada kita bahwa Indonesia tidak setuju adanya penjajahan," tuturnya.
Sangap menilai dengan posisi sebagai Menhan RI, Prabowo bisa saja mengutus bawahannya di Kementerian Pertahanan berangkat ke Mesir untuk memastikan bantuan kapal rumah sakit itu sampai ke Palestina. Namun, Prabowo tidak melakukan itu.
Dia pun meyakini bahwa rasa kemanusiaan dan anti-penjajahan yang dimiliki Prabowo-lah yang membuat menhan RI itu ingin berangkat langsung ke Mesir. "Inilah bentuk konkret paling tinggi dari empati kemanusian seorang manusia yang menurut saya tak dimiliki kontestan Pilpres yang lain," ucapnya.(*)
Gubernur Al Haris Siap Tindaklanjuti Masukan DPRD Demi Kemajuan Jambi
Dede Perampok dan Pembunuh Nindia Pemilik Pajero Sport Hanya Divonis 19 Tahun Penjara
Diperkirakan Dihadiri Ribuan Massa, Pengurus PAN se Provinsi Jambi Dilantik Lusa Oleh Zulhas
Ketua DPRD Provinsi Jambi Soroti Aktivitas Ilegal Pemicu Banjir di Sarolangun
PDIP Bilang Sudah Tutup Buku, Minta Kembalikan KTA, Ini Kata Gibran