IMCNews.ID, Jambi - PT Sinar Anugerah Sukses (SAS) menjadi perbincangan dalam beberapa waktu belakangan.
Sebab, PT SAS berencana membangun stockpile dan pelabuhan batu bara yang berdekatan dengan pemukiman warga di Aur Kenali, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.
Rencana ini tentu mendapatkan penolakan dari warga. Pasalnya, warga takut debu batu bara memberikan dampak yang buruk bagi mereka.
Dari laman modi.esdm.go.id, diketahui jika PT SAS beralamat di Jl Lintas Jambi Muara Bulian Km12, RT 07/01, Dusun Kenali Kecil, Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi.
Perusahaan ini memiliki izin usaha pertambangan (IUP) dengan nomor 54/1/IUP/PMA/2017 yang berlaku sejak 17 Oktober 2017, dan izin ini akan berakhir pada 29 Mei 2028.
Perusahaan itu saat ini berada dalam tahapan operasi produksi, dengan kode WIUP 3115033032014041. Lokasi kegiatan pertambangan PT SAS terletak di Kabupaten Sarolangun, yang mencakup luas area produksi sebesar 1.273 hektar.
PT SAS juga memiliki struktur saham yang menarik. Dimana sebagian besar sahamnya dimiliki oleh PT Artha Nusantara Mining sebesar 99.75 persen. PT Artha Nusantara Resources memiliki 0.25 persen saham dalam perusahaan ini.
Dalam susunan direksi perusahaan, Michael Higgins menjabat sebagai Komisaris sejak 17 Oktober 2017, dan belum ada tanggal akhir yang disebutkan.
Di samping itu, David Andre Pratama juga menjabat sebagai Direktur dengan tanggal yang sama, dan juga belum ada tanggal akhir yang disebutkan.
Kepala Bidang Darat Dishub Provinsi Jambi, Wing Gunariadi pada Rapat Koordinasi Konsorsium Pengawal Kebijakan Pemerintah, Jumat (1/09/2023) lalu, memberi informasi terkait progres pembangunan jalan khusus batu bara di Jambi.
Khusus yang dikerjakan PT SAS, perusahaan ini membangun jalan khusus, dari Sarolangun sampai Mendalo Laut sepanjang 105 Km. Perusahaan ini sudah mengerjakan untuk tahap 1 nya, dari Tempino - Mendalo Laut.
Perusahaan ini juga minta izin ingin membangun underpas (terowongan). Perizinan perusahaan ini lengkap, hanya ada kendala lahan kurang lebih 3 Ha di wilayah Aur Kenali, yang saat ini ramai diperbincangkan.
Rute jalan dari mulut tambang hingga Mendalo, rencananya akan melewati wilayah Citra Raya City.
Karena lokasi stockpile berada di seberang jalan nasional, maka perusahaan memiliki rencana untuk membangun terowongan bawah tanah (underpass). Hingga nantinya bisa sampai ke wilayah Aur Kenali, Telanaipura.
Jalan khusus batu bara di Jambi yang kini sedang dibangun memang sengaja menghindari jalan umum, karena itu menjadi salah satu syarat yang diajukan pemerintah Provinsi Jambi agar tak lagi menimbulkan polemik.
PT SAS juga tercatat dalam data Terminal Khusus (Tersus) dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) Provinsi Jambi oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Direktorat Kepelabuhan Provinsi Jambi.
Perusahaan ini memiliki type terminal yaitu Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS), namun bidang usaha yang tercatat adalah untuk sektor pertanian. (*)
Lewati Medan Sulit, Al Haris Turun Padamkan Karhutla di Pelosok Tanjabtim
Ratusan Hektare Lahan Terbakar, Muaro Jambi Tetapkan Status Tanggap Darurat Karhutla
Garda Depan NKRI: SMSI Bentuk Pokja Jaga Desa dan Gandeng Kampus untuk Beri Masukan
DPR RI Pastikan RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan 15 Desember
Pertamina EP Bantu Padamkan Lima Titik Kebakaran Lahan di Jambi
Saksikan Final Tilawah, Gubernur Al Haris: Bersyukur Kita Bisa Ikut Memuliakan Al Quran