IMCNews.ID, Jambi - Pembangunan Tol Jambi Rengat dipastikan bakal berlanjut. Bahkan, ditargetkan akan beroperasi pada 2025 mendatang.
Padahal sebelumnya, pemerintah telah mengumumkan beberapa ruas tol trans sumatera yang dikeluarkan dari daftar pembangunan strategis nasional (PSN).
Melansir dari detikfinance, selain ada tol dikeluarkan dari PSN, ada juga tol mengalami perubahan. Salah satunya adalah pembangunan Jalan Tol Jambi-Rengat.
Menteri koordinator bidang perekonomian Airlangga Hertanto mengumumkan pembangunan tol ini mendapatkan pinjaman dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) senilai Rp 23 triliun.
Tol Jambi-Rengat memiliki bentangan sepanjang 198 kilometer dan membutuhkan gelontoran dengan nilai proyek mencapai Rp 34,19 triliun.
Tol Jambi-Rengat akan menempuh Provinsi Jambi sepanjang 116,5 kilometer, sisanya 81,5 kilometer berada di Provinsi Riau.
Tercatat akan ada 16 desa yang akan dilalui jalan tol Jambi - Rengat. Hingga saat ini, Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera ruas jalan tol Jambi-Rengat masih dalam proses pengusulan. Untuk tol Jambi Rengat ini sebagian besar masuk di wilayah Provinsi Jambi, Salah Kabupaten Tanjung Jabung (Tanjab) Barat.
Kabupaten Tanjab Barat sendiri akan membentang tol dengan panjang sekitar 79,6 KM. Artinya lebih dari 50 persennya akan ada di wilayah kabupaten Tanjab Barat.
Di wilayah Tanjab Barat, tol ini akan melewati 5 kecamatan yaitu Kecamatan Muara Papalik, Tebing Tinggi, Tungkal Ulu, Batang Asam dan Kecamatan Senyerang.
Salah satu exit tol nantinya akan berada diwilayah Kabupaten Tanjab Barat ini.Lokasinya berada Desa Dusun Mudo Merlung.
Selain Exit Tol juga ada satu rest Area yang dalam perencanaannya berada di kecamatan Tungkal Ulu. (*)
Selat Hormuz Bisa Dilewati Tanpa Biaya Selama 60 Hari, Ditanggung Iran
Gubernur Al Haris: ISMI Jadi Wadah Pengabdian untuk Membangun Jambi
Raih Opini WTP ke-14, Gubernur Al Haris Tegaskan Komitmen Perbaiki Tata Kelola Keuangan
Dua Terdakwa Kasus 58 Kg Sabu Dituntut Seumur Hidup Oleh JPU Kejari Jambi