IMCNews.ID, Jambi - Puncak kemarau di Provinsi Jambi diprediksi oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Jambi terjadi pada Juli 2023 ini.
Namun, untuk satu Kabupaten diprediksi puncak kemarau akan terjadi pada Agustus mendatang.
"Musim kemarau sudah mulai terjadi di bulan Juni, namun puncaknya mulai bulan Juli. Tanjung Jabung Timur itu puncak kemaraunya di bulan Agustus," kata Prakirawan BMKG Stasiun Jambi, Jamar.
Dia memprediksi musim kemarau tahun ini akan lebih panas dan kering karena disertai El Nino.
"El Nino ini membuat curah hujan berkurang drastis, sehingga lebih kering," ungkapnya.
Menurutnya, dampak El Nino sendiri sudah mulai dirasakan sejak Juni 2023 yang menjadi awal musim kemarau.
"Di Juni kemarin El Nino-nya masih lemah, di Juli ini semakin kuat," katanya. (*)
PDAM Tirta Muaro Jambi Diadukan ke YLKI Terkait Layanan dan Kualitas Air
Indonesia Impor 150 Juta Barel Minyak Dari Rusia Bertahap Hingga Akhir 2026
Bulog Sebut Cadangan Beras Jambi Cukup Untuk Lima Bulan Lagi
Pengurus DPW dan DPD PSI se Provinsi Dilantik, Targetkan Jambi Jadi “Kandang” Gajah
Langgar Kode Etik Empat Anggota Polda Jambi Dipecat, Ini Daftar Namanya
10 Tahun Kasus Nenek Hafsah Belum Tuntas, JMK Adakan Doa Bersama