IMCNews.ID, Jambi - Sebanyak 180 desa di Provinsi Jambi terdata belum tersentuh sinyal telekomunikasi. Menurut Kepala Dinas Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jambi, Ariansyah, ratusan desa itu berada di wilayah pelosok.
Dia mengakui hal itu menjadi pekerjaan rumah bagi dirinya yang harus diupayakan. Dia menerangkan, pada 2022 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi telah menyasar 125 desa mendapat sinyal lewat program internet masuk desa.
"Program ini memberikan fasilitas internet kepada masyarakat yang ada di desa, namun yang menjadi masalah hanya radius jangkauannya," katanya.
Di 2023 ini, rencananya ada sebanyak 80 desa lagi yang akan menerima program itu.
"Sehingga masih tersisa sebanyak 100 desa di Provinsi Jambi yang blank spot dan pemerintah akan terus berusaha untuk memenuhinya," sambungnya.
Dia juga meminta pihak desa untuk proaktif mengembangkan fasilitas yang ada, bekerja sama dengan vendor, melalui Bumdes.
"Nah BUMDes ini harus proaktif untuk mengembangkan itu dan pihak ketiga siap untuk menjangkau semua desa tetapi harus membeli voucer," katanya. (*)
Soal Anggaran, Al Haris Ingatkan OPD Untuk Fokus, Efektif, Efisien dan Berdampak
Program Pemutihan Pajak Kendaraan Diperpanjang Sampai Akhir Tahun
Jarak Pandang Minim, Sejumlah Penerbangan Menuju Bandara Jambi Tertunda
Pemprov Jambi Gandeng LAN RI Cetak Aparatur Berkualitas hingga Tingkat Desa
Bakal Ada Tambahan 1 Juta Sambungan Gas Rumah Tangga, Langkah Kurangi Gas 3 Kg