IMCNews.ID, Jambi- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi menahan Direktur Utama (Dirut) Bank 9 Jambi, Yunsak El Halcon (YEH) setelah ditetapkan sebagai tersangka.
Dia terjerat tindak pidana korupsi gagal bayar mediun tern note (MTN) PT Sunprima Nusantara pembiayaan pada bank daerah Jambi tahun 2017-2018.
Penetapan tersangka orang nomor satu di bank 9 Jambi ini diumumkan langsung oleh Kajati Jambi Elan Suherlan, didampingi Aspidsus dan Asintel di aula Kejati lantai 4, Selasa (09/05/2023).
Kajati Jambi, Elan Suherlan mengatakan, penyidikan kasus gagal bayar pada bank Jambi ini sudah dilakulan sejak Oktober 2022 lalu.
"Hasil penyidikan kami menetapkan empat tersangka. Tersngka berinisial LD, DS, AI dan YEH," ungkapnya.
Masing-masing, LD Selaku Direktur PT. Columbindo Perdana-Cash & Kredit/ Direktur PT. Citra Prima Mandiri (Columbia)/Anak dari Leo Candra (Komisaris Utama/Pemegang Saham/Pemilik PT. SNP).
Kemudian, DS merupakan Direktur Investmen Banking PT. MNC Sekuritas Tahun 2014-2019).
Lalu, AI selaku Pjs. Direktur Capital Market PT. MNC Sekuritas Tahun 2016-2019.
Terakhir, YEH selaku Direktur Pemasaran Bank Jambi Tahun 2016-2020 yang sekarang merupakan Direktur Utama Bank Jambi.
Dia menjelaskan, satu tersangka LD ditetapkan DPO karena tak diketahui keberadaannya. Sementara AI saat ini menjalani hukuman di Lapas Bukti Tinggi, wilayah Sumbar.
Sementara DS dan YEH akan dilakukan penahanan untuk 20 hari ke depan.
"Kerugian negara akibat kasus ini mencapai Rp310. 118. 271. 000," ungkapnya. (IMC01)
Wapres Pastikan Penguatan Layanan Kesehatan Saat Tinjau Layanan RSUD Raden Mattaher
Asset Recovery Bukan Akhir, Penguatan Tata Kelola Jadi Penentu Kesehatan Fiskal
Gubernur Al Haris Hadiri Panen Raya TNI di Desa Kota Baru Geragai
SKK Migas-MontD'Or Oil Tungkal Ltd Fasilitasi Alat dan Bimtek Membatik Kader PKK Mengupeh
Tinjau Tol Bayung Lencir, Wapres Pastikan Konektivitas Sumatra Berjalan Optimal
Tersangka Pelecehan 17 Anak di Kota Jambi Segera Dilimpahkan ke Jaksa