IMCNews.ID, Jambi - Stiker khusus angkutan batu bara rawan untuk dipalsukan. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Jambi, Sudirman baru-baru ini.
“Stiker dengan pola nomor ganjil-genap yang sudah diberlakukan ini dinilai gampang dipalsukan, sehingga bukan menjadi solusi mengatasi kemacetan melainkan bisa menambah masalah nantinya," kata Sudirman.
Stiker ini dibuat tentunya dalam rangka mengurangi kemacetan akibat tingginya mobilitas angkutan batu bara. Namun bukan tanpa resiko.
Beberapa waktu lalu stiker telah dipasang. Kemacetan kerap terjadi di wilayah Batanghari, tepatnya di Kecamatan Tembesi.
Dia mengaku telah memerintahkan agar dilakukan pengawasan secara ketat agar stiker ini tak dipalsukan.
Jika ditemukan sopir yang memalsukan stiker, mobilnya tidak akan terdata di aplikasi Dinas Perhubungan Provinsi Jambi.
Pemerintah provinsi Jambi saat ini masih mencatat terdapat sebanyak 2.300 unit angkutan batu bara yang belum terdaftar di Dinas Perhubungan Provinsi Jambi.
Dimana, total jumlah kendaraan sebanyak 11.500 unit. Namun hanya 9.200 kendaraan yang boleh beroperasi karena mereka yang mendaftar resmi.
“Hal tersebut disebabkan adanya transportir yang belum mendaftarkan kendaraannya,” kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi, Ismed Wijaya.
Ada sebanyak 2.300 unit kendaraan yang belum didaftarkan oleh perusahaan transportir. Untuk 9.200 unit kendaraan yang boleh beroperasi tersebut sudah dilakukan pemasangan stiker dan dipasang barkode data kendaraan.
Dinas Perhubungan juga akan melakukan verifikasi ulang pada angkutan batu bara sebelum pemasangan stiker ganjil-genap dan barkode sehingga polemik angkutan batu bara bisa diselenggarakan dengan baik. (*)
Sempat Dibantarkan, Bengawan Kamto Terdakwa Korupsi Kredit BNI Rp105 M Kembali Ditahan
Gandeng KI Jambi, LLDIKTI Sosialisasikan Keterbukaan Informasi Perguruan Tinggi Swasta
BMKG Ingatkan Kemarau Tahun Ini Lebih Kering Dibanding 30 Tahun Terakhir
Gubernur Al Haris: RKPD Provinsi Perlu Jaga Keselarasan dengan Target Nasional
Sekda Sudirman Buka Sosialisasi EPSS dan Pembinaan Statistik Sektoral Tahun 2026
Pemprov Jambi Minta Dana CSR Batu Bara Lewat Kementrian ESDM Segera Dicairkan