IMCNews.ID, Muarasabak - Satu unit mobil jenis Toyota Avanza Nopol BH 1487 AM mengalami kecelakaan tunggal di sekitar jembatan Tanjung Batu, Kelurahan Parit Culum II, Kecamatan Muarasabak Barat, Tanjab Timur, Rabu 5 Oktober 2022. Mobil yang dikendarai Syafrizal (55) tersebut terjen ke sungai hingga nyaris tenggelam.
Kasat Lantas Polres Tanjab Timur, Iptu Agung P Soegiono mengatakan kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Saat kejadian, mobil yang dikendarai oleh Syafrizal melaju dari arah Jambi menuju ke kediamannya di RT 003, Kelurahan Parit Culum II, Kecamatan Muarasabak Barat.
"Saat itu pengendara mengemudikan kendaraannya dalam keadaan mengantuk. Akibatnya, dia tidak bisa fokus saat mengendalikan laju kendaraannya," ucapnya.
Saat hendak melintas di ruas jalan raya yang ada di atas jembatan tersebut, sang sopir tidak menyadari bahwa ada tikungan di depannya.
Akibat melaju dengan kecepatan tinggi, pengemudi ini tidak mampu mengendalikan laju kendaraanya sehingga mobil terjun ke sungai dengan ketinggian sekitar 15 meter dari badan jalan.
"Meski hampir seluruh badan mobil tenggelam sungai itu, sopirnya bisa selamat dan tidak ada penumpang lain dalam mobil itu," katanya.
Agung menjelaskan, sopir kendaraan tersebut sempat mengalami syok dan langsung dilarikan ke rumahnya yang berada tidak jauh dari lokasi kecelakaan.
"Anggota Satlantas Polres Tanjab Timur dan warga sekitar sudah membantu proses evakuasi sopir dan kendaraannya. Saat ini kendaraannya sudah berhasil ditarik dari sungai tersebut dengan bantuan satu unit mobil dump truk," jelasnya. (*)
Lepas 443 JCH Provinsi Jambi Kloter BTH 21, Wagub Sani: Jaga Kesabaran dan Keikhlasan
Pemerintah Diingatkan Jaga Kepercayaan Psar Imbas Utang Negara dan Tekanan APBN
Judi Online Racuni Hampir 200 Ribu Anak Indonesia, Bahkan Usia di Bawah 10 Tahun
Pemerintah Diminta Percepat Substitusi Impor Sikapi Rupiah yang Kian Melemah
Lepas 444 JCH BTH 20, Wagub Sani: Sempurnakan Rukun Haji, Doakan Jambi dari Tanah Suci
ASN Pemprov Jambi Diduga Jadi Pemodal Aktivitas PETI di Pulau Raman