IMCNews.ID, Jambi - Pegawai Dinas Sosial (Dinsos) Kota Jambi dikeroyok para preman dan anak jalanan saat hendak melakukan penertiban di kawasan Simpang Pulai, Jumat (16/9/2022) lalu.
Kepala Bidang Rehabilitas Sosial, Dinas Sosial Kota Jambi M Toyib mengatakan petugasnya mengalami luka di bagian kepala.
Petugas tersebut dikeroyok saat
giat monitoring gabungan masalah sosial di Kota Jambi.
Kata dia, ada tim yang memang lebih dulu menuju lokasi usai pelaksanaan apel pasukan.
"Karena kalau kita turunnya langsung tim gabungan, maka para anak jalanan, pengemis dan pengamen itu sudah duluan lari. Sehingga disiasati ada beberapa orang petugas yang duluan ke lokasi dengan sepeda motor. Kemudian baru tim menyusul dari belakang," kata Toyib, Senin (19/9/2022).
Namun naasnya sebut Toyib, petugas yang duluan ke lokasi itu mendapat perlawanan dari para pengamen dan anak jalanan yang berada di kawasan Simpang Pulai, Kota Jambi.
"Mau diamankan, berontak, kemudian melawan dan memanggil kawan-kawannya. Lalu terjadi pengeroyokan. Ada sekitar lima orang pengamen dan anak jalanan yang mengeroyoknya. Dipukul pakai gitar juga. Sehingga ada terjadi luka di kening petugas," jelasnya.
Para pengeroyok tersebut seketika kabur saat tim lainnya datang ke lokasi. "Rombongan lain tiba di lokasi setelah 5 menit petugas yang dikeroyok itu berada disana," katanya.
Atas peristiwa itu kata Toyib, pihaknya langsung membuat laporan polisi di Polsek Jelutung.
"Saat ini infonya sudah ada dua orang yang diamankan," pungkasnya. (IMC01)
Kasus Pengadaan Zat Kimia Perumda Tirta Mayang Kota Jambi Seret Nama Sejumlah Pejabat
Bapemperda DPRD Jambi Konsultasikan Ranperda Pengelolaan Tahura ke Kemenhut
Soal PI Migas, Al Haris Ungkap Baru Satu Perusahaan Setuju Beri 10 Persen
Bocah Tenggelam di Sungai Batanghari Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Kepercayaan Pasar, Variabel Tak Kasat Mata yang Menentukan Arah Rupiah dan IHSG
Sambut Jamaah Haji Kloter 13, Gubernur Al Haris Minta Maaf atas Kekurangan Layanan
Kata KPK Soal Penetapan 28 Tersangka Baru Kasus Suap RAPBD Jambi