IMCNews.ID, Jambi - Seekor harimau sumatera (panthera tigris sumatrae) yang diduga memangsa 11 hewan ternak di Desa Nalo Gedang dan Desa Baru Nalo, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin, Jambi, akan dilepaskan di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).
Kepala BKSDA Jambi, Rahmad Saleh mengatakan taman nasional yang memiliki luas sekitar 1.389 juta hektare itu merupakan rumah atau habitat harimau.
Ia pun mengatakan sudah mengkoordinasi Kepolisian Daerah (Polda) Jambi untuk menyiapkan pelepasan satwa ini. Rencananya harimau ini akan diantarkan menggunakan helikopter.
"Tadi sudah berkoordinasi untuk pelepasan liar. Dia (Kapolda Jambi) akan coba berkoordinasi agar pengiriman harimau menggunakan helikopter," ujarnya, Rabu (27/4).
Pelepasan ini, belum dipastikan kapan akan dilakukan. Kemungkinan tidak jauh pasca hari Idul Fitri atau lebaran.
"Kemungkinan habis lebaran. Kita masih perlu koordinasi mengenai teknis pelepasannya," kata Rahmad.
Sebagaimana berita sebelumnya, seekor harimau sumatera ditangkap BKSDA Jambi di Desa Nalo Gedang, Kabupaten Merangin, Jambi, Kamis (21/4). Satwa berjenis kelamin jantan ini masuk perangkap (box trap) yang disiapkan di tengah perkebunan sawit.
Satwa itu diduga yang telah memangsa hewan ternak milik warga di Desa Nalo Gedang dan Desa Nalo Baru, pada tanggal 19 Maret dan 2 April tahun 2022. Hewan ternak yang diterkam berjumlah 11 ekor, yakni 9 ekor kambing, dan 2 ekor sapi. Namun, tidak semua hewan itu berhasil dimakan harimau.
Lokasi penangkapan atau evakuasi satwa ini, berjarak 1 sampai 2 kilometer dari hutan produksi, dan 20 kilometer dari Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). (IMC02)
Bantah Seleksi KI Provinsi Jambi Tak Transparanan, Ariansyah: Pendaftaran Belum Dibuka
Benahi Estetika Daerah, Dorong Penataan Kabel Internet Bawah Tanah
HUT Damkar, Satpol PP dan Satlinmas Momentum Tingkatkan Pelayanan Pada Masyarakat
Dana Hibah Untuk Partai Politik di Jambi Capai Miliaran, Nih Rinciannya
Alung Kurir 58 Kg Sabu yang Sempat Kabur Dari Polda Dilimpahkan ke JPU Kejari Jambi
Bukan Krisis 1998, Tantangan Ekonomi Indonesia 2026 Lebih Kompleks
Kapolda Cek Kesiapan Mudik di Alam Barajo dan Bandara Sultan Thaha Jambi