IMCNews.ID, Kerinci – Seorang perempuan separuh baya asal Kerinci diduga jadi korban perampokan. 20 mayam emas miliknya dibawa kabur pelaku. Sementara dia ‘buang’ atau ditinggalkan pelaku di Desa Biuku Tanjung, Kecamatan Bangko Barat, Kabupaten Merangin. Belum diketahui secara pasti kapan kejadian perampokan tersebut.
Peristiwa ini diketahui setelah viral di Media Sosial Facebook. Akun atas nama Ema Jamhur meng-upload fhoto korban dengan kondisi duduk dan raut wajah trauma. "Tolong bagi warga Kerinci yang kenal ibu ini tolong dijemput di Desa Biuku Tanjung. Ibu ini dirampok pagi tadi, di kawasan Kerinci. Lalu dibuang ke dusun Biuku Tanjung dalam..ibu ini dirampok gelang emas 20 mayam,"tulis dalam akun Facebook miliknya.
Pantauan di akun Facebook Ema Jamhur, postingan tersebut telah dibagikan 357 Netizen dan dikomentari oleh 196 orang. Berdasarkan komentar warga, korban diduga berasal dari Desa Betung Kuning Hiang, Kecamatan Sitinjau Laut, Kabupaten Kerinci. Namun, belum diketahui identitas ibu yang diduga korban perampokan tersebut.
Saat ini, korban berada di rumah Warga di Desa Biuku Tanjung, Kecamatan Bangko Barat, Kabupaten Merangin. "Menurut informasi, pihak keluarga sudah berangkat menjemput korban," ungkap salah seorang warga.
Sementara itu, sejauh ini belum diketahui secara pasti kebenaran kronologis kejadian, karena belum ada keterangan dari pihak Kepolisian. Berdasarkan keterangan Ade, warga Kerinci, kejadian seperti ini sudah kesekian kalinya di Kabupaten Kerinci. Dia sangat berharap pihak Kepolisian segera menangkap pelaku.
"Sebelumnya kejadian serupa juga pernah terjadi beberapa tahun lalu. Warga Desa Tanjung Pauh dirampok emasnya, lalu dibuang ke Merangin (Bangko),"katanya.
Kasat Reskrim Polres Kerinci, Iptu Edi Mardi saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan dulu. "Kita Cek dulu," ujarnya. (*)
Komisi III DPRD Kota Jambi Bahas Polemik Sampah, Penutupan TPS dan Iuran Pengangkutan Disorot
DPRD Kota Jambi Respon Keluhan Masyarakat Doal Pengelolaan Sampah
RDP dan RDPU Bersama Komisi II DPR RI, Al Haris Terus Perjuangkan Nasib P3K
Warga Pematang Sulur yang Hilang Saat Mancing di Buluran Kenali Belum Ditemukan
Masih Nekat Mainkan Harga Sawit di Tingkat Petani, Perusahaan Bakal Ditindak Tegas
Oknum Pengasuh Ponpes di Tebo Diduga Cabuli Sejumlah Santriwati, Begini Modusnya
Serapan Anggaran Pembangunan Islamic Center dan Rumah Sakit Rendah