IMCNews.ID, Bungo -Terjadi Pertingkaian di Pasar atas atau pasar tradisional modern Kabupaten Bungo, gempar. Tawar menawar berujung kematian pembeli.
Umar, salah satu warga di lokasi mengisahkan pembunuhan berawal saat seorang warga hendak membeli buah pepaya. Tawar menawar pun terjadi.
"Ya sekitar jam sepuluhan lah kejadiannya,"jelas Umar, pada Sabtu (9/4).
Dia menambahkan saat itu korban hendak membeli pepaya. Tapi dia ngomong dengan nada tinggi.
Penjualnya pun tersulut emosinya. Apalagi belakangan diketahui uang korban tidak cukup untuk membelinya.
"Awalnya cekcok mulut. Lama kelamaan tambah panas sampai akhirnya si pembeli terkapar,"kata Umar.
Korban tergeletak berlumuran darah tanpa ada pertolongan dari warga. Mereka hanya melihat dari kejauhan.
Kapolres Bungo, AKBP Guntur Saputro membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan korban meninggal dunia karena kehabisan darah saat akan dievakuasi ke RSUD Hanafie. "Pelaku sekarang lagi tahap pengejaran oleh anggota," tutup Kapolres. (*)
KABAR DUKA! Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Tutup Usia Akibat Serangan Jantung
Polisi Bongkar Produksi dan Peredaran Kosmetik Ilegal Mengandung Merkuri
Gubernur Al Haris Dorong HKTI Jadi Lokomotif Gerakan Pangan di Jambi
Menaker Ingatkan Itjen Jangan Cuma Cari Temuan Tapi Harus Cegah Masalah
Tiga Warga Jambi Korban Scam di Kamboja Dipulangkan, Satu Menghilang Saat Tiba di Jakarta