IMCNews.ID, Balikpapan - Kebakaran kilang minyak PT Pertamina (Persero) di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Jumat, sekitar pukul 10.32 Wita telah berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran.
"Masyarakat tidak perlu khawatir dengan kebakaran kilang minyak Pertamina, sebab kondisi api sudah terkendali," kata Area Manager Communication, Relations, dan CSR Balikpapan Ely Chandra Peranginangin di Balikpapan, Jumat (4/3).
Ely menambahkan kebakaran yang terjadi di area proyek pengembangan kilang minyak atau refinery development master plan (RDMP) Kota Balikpapan tersebut saat ini sedang dilakukan proses pendinginan
"Saat ini sedang proses pendinginan, dan untuk lokasi yang terbakar masih dalam perimeter kilang," tambahnya.
Kebakaran tersebut dengan cepat dapat dikendalikan petugas pemadam, sehingga api tidak semakin membesar dan merembet ke bagian lainnya, katanya.
Ely memastikan kondisi kilang minyak PT Pertamina (Persero) di Kota Balikpapan tersebut saat ini dalam kondisi aman dan masih dapat beroperasi.
Upaya pemadaman dilakukan dengan pemadam statis yang beroperasi, dengan dibantu empat unit truk pemadam. Pemadaman api di kilang tersebut berlangsung sekitar pukul 11.00 Wita.
Ely Chandra Peranginangin mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap tenang, karena api berhasil dikendalikan dan terus dilakukan pendinginan.
Sementara itu, seorang warga yang berdomisili di kawasan ring satu proyek RDMP Mustafa sempat mendengar bunyi gemuruh yang kemudian disusul munculnya api dan asap.
"Sebelum terlihat api dan asap hitam dari lokasi RDMP, kami sempat dengar suara gemuruh dulu," ungkap Mustafa.
Penyebab kebakaran kilang minyak tersebut belum diketahui, karena masih dalam proses pengembangan menunggu hasil investigasi. (IMC02/ant)
Presiden Tunjuk Wamentan Jadi Kepala BGN Pasca Penguduran Diri Nanik
Baru Sebulan Lebih Menjabat, Nanik S Deyang Mendadak Mundur Dari Kepala BGN
Tingkat Perceraian Tinggi, Bangun Keluarga Tak Cukup Cuma Modal Cinta
Gubernur Apresiasi Penyerahan Murid Baru Secara Adat Melayu Jambi di SMA Negeri 1 Muaro Jambi
Terlalu Bergantung Pada SDA dan Transfer Pusat Dapat Mengancam Fiskal Daerah
Camp Karyawan PTT di Puncak Papua Diserang, Delapan Orang Tewas