IMCNews.ID, Jambi - Ketek hias di Danau Sipin karam, Senin (28/2/2022) kemarin. Beruntung dalam peristiwa itu semua korban selamat.
"Iya benar, saya diberitahu kabid pak Nanang. Dalam peristiwa tersebut di kelompok pak Darwis untuk jumlah penumpang 20 orang dan Alhamdulilah selam semua," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi, Mariani Yanti.
Dia menyebut saat ini tak ada aturan soal batas maksimum penumpang ketek hias di Danau Sipin itu. Namun pasca kejadian ini, akan dibuat aturan batas maksimum.
"Kita akan berkoordinasi dengan dinas perhubungan supaya bisa membuat aturan mutan di ketek hias," jelasnya.
Menurutnya, tiap ketek hias dilengkapi 12 unit pelampung. Namun pada kenyataannya, pelampung itu tak dipakai penumpang.
"Kita tidak mengetahui dikarenakan kita tidak ada penjaga disana," ujarnya.
Tambahnya, untuk kedepan pengemudi ketek hias akan menjalani training keselamatan penumpang.
"Kita juga akan membuat penjaga ke depan di danau sipin, supaya jika ada insiden kecelakaan agar cepat pertolongan," katanya. (IMC01)
Kasus Pengadaan Zat Kimia Perumda Tirta Mayang Kota Jambi Seret Nama Sejumlah Pejabat
Bapemperda DPRD Jambi Konsultasikan Ranperda Pengelolaan Tahura ke Kemenhut
Soal PI Migas, Al Haris Ungkap Baru Satu Perusahaan Setuju Beri 10 Persen
Bocah Tenggelam di Sungai Batanghari Ditemukan Sudah Tak Bernyawa
Kepercayaan Pasar, Variabel Tak Kasat Mata yang Menentukan Arah Rupiah dan IHSG
Sambut Jamaah Haji Kloter 13, Gubernur Al Haris Minta Maaf atas Kekurangan Layanan
Antrean Panjang Solar Sebabkan Kemacetan, SPBU Bisa Kena Pidana