IMCNews.ID, Bantul - Belakang ini diduga jaringan teroris, saat ini bermunculan serta di tangkap oleh Densus 88 berapa hari lalu.
Bupati Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Abdul Halim Muslih mengatakan pencegahan tindak pidana terorisme menjadi tanggung jawab bersama, sehingga masyarakat diminta waspada.
Hal itu dikatakan Abdul Halim dalam menanggapi penangkapan sejumlah warga, yang diduga terlibat jaringan teroris, oleh Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Kepolisian Republik Indonesia beberapa hari lalu.
"Kita lagi-lagi terkejut bahwa di Bantul terjadi penangkapan terduga teroris, ini menunjukkan bahwa sel-sel terorisme di Indonesia ini masih harus terus kita waspadai; dan ini adalah tanggung jawab kita semuanya," kata Abdul Halim di Bantul, Senin (14/2).
Untuk menjaga keamanan negara dari tindakan terorisme, dia menambahkan, maka seluruh masyarakat termasuk di Kabupaten Bantul diminta untuk turut membantu aparat kepolisian maupun aparat keamanan di masing-masing wilayah.
"Dengan ikut memantau kampung, desanya masing-masing dari kemungkinan-kemungkinan kampung itu dijadikan markas teroris. Nah, kita harus bersatu padu, harus solid; sebagai satu bangsa ini, kita harus lawan terorisme sampai ke akar-akarnya," tegasnya.
Jika semua pihak tidak ikut peduli terhadap keselamatan bangsa dan negara, maka keamanan negara ini akan diserahkan kepada siapa, tanyanya; sementara negara tidak pernah tunduk pada gerakan terorisme yang menghancurkan tata kehidupan bangsa Indonesia.
"Nah, keterlibatan masyarakat sangat penting; dan agar polisi juga mendapatkan informasi dari masyarakat. Maka masyarakat jangan takut-takut untuk menyampaikan informasi-informasi yang mencurigakan," jelasnya.
Abdul Halim juga mengatakan jika ditemukan gejala tertentu yang mencurigakan dan mengarah pada radikalisme, maka itu bisa dilaporkan kepada polisi agar dapat dilakukan penyelidikan dan penyidikan.
"Dan alhamdulillah satu per satu (terduga teroris) terus-menerus bisa diungkap. Kami sampaikan terima kasih kepada aparat kepolisian yang berhasil melakukan pencegahan lebih besar dari tindakan terorisme itu," ujarnya. (IMC02/ant)
Gubernur Al Haris Bangga Sungai Penuh dan Tebo Dapat Apresiasi dari Pusat
PDAM Tirta Muaro Jambi Diadukan ke YLKI Terkait Layanan dan Kualitas Air
Indonesia Impor 150 Juta Barel Minyak Dari Rusia Bertahap Hingga Akhir 2026
Bulog Sebut Cadangan Beras Jambi Cukup Untuk Lima Bulan Lagi
Pengurus DPW dan DPD PSI se Provinsi Dilantik, Targetkan Jambi Jadi “Kandang” Gajah
Langgar Kode Etik Empat Anggota Polda Jambi Dipecat, Ini Daftar Namanya
Kasus Penembakan Warga, Propam Periksa 14 Polisi dan Amankan 13 Pucuk Senpi