Kebakaran Hebat Ludeskan 4 Rumah di Payo Lebar

Rabu, 19 Januari 2022 - 03:37:25 WIB

IMCNews.ID, Jambi - Kebakaran hebat terjadi di RT 13, Kelurahan Payo Lebar, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Selasa (18/1/2022), sekitar pukul 14.00 Wib. 

Dalam kejadian itu, empat rumah dan satu sepeda motor ludes terbakar. Kepala Dinas Pemadam dan Penyelamatan Kota Jambi, Feriadi mengatakan api pertama kali diketahui berasal dari dapur rumah salah seorang warga yang jadi korban. 

"Dugaan akibat korsleting arus listrik. Memang sempat terjadi perdebatan di lapangan. Tapi warga yang memasak (asal api) memastikan alat masaknya tidak meledak. Ada juga yang sedang tidur," katanya. 

Bangunan yang terbakar itu didominasi konstruksi kayu. "Kerugian materi masih kita hitung. Korban jiwa tidak ada," ujarnya.

Menurut Feriadi, ada sejumlah peralatan rumah, seperti kasur, meja dan baju-baju yang berhasil diamankan. Di lokasi, juga ditemukan satu unit kerangka sepeda motor yang turut dilalap api. 

"Ada juga warga yang masih bisa mengamankan harta benda mereka. Seperti emas dan beberapa uang tunai," katanya. 

Feriadi mengatakan, pihaknya dihubungi ketua RT setempat pada pukul 14.00 WIB. Lalu pukul 14.34 WIB, petugas pemadam kebaran sudah melakukan pemadaman di lokasi tersebut. Pihaknya mengerahkan 8 unit armada ke lokasi dengan jumlah personil 35 orang. 

“Air yang digunakan untuk memadamkan kurang lebih 44 ribu liter," kata dia.

Feriadi menghimbau kepada masyarakat untuk memperhatikan instalasi listrik yang usianya sudah diatas 15 tahun harus cepat diganti. Apalagi yang sudah menambah daya. 

Dia juga mengingatkan masyarakat supaya tidak memakai beberapa colokan dalam satu instalasi. Karena hal itu sangat rawan terjadi kebakaran. Apalagi kabel yang tidak sesuai.

Sartini, korban kebakaran mengatakan harta bendanya berhasil diselamatkan dari lalapan api. Karena saat kebakaran terjadi, harta bendanya tersimpan di rumah. 

“Alhamdulillah uang saya sebanyak Rp17 Juta dan emas 67 gram (10 suku) yang simpan di dalam rumah berhasil ditemukan. Jadi kita cari di sisa-sisa bekas kebakaran,’’ ungkapnya.

Sementara korban kebakaran lainnya, Yanti mengatakan, pada saat kejadian kebakaran, dia sedang tertidur di rumahnya.  

"Saya terbangun ketika rumah terasa panas, padahal ada kipas angin. Pas bangun, api muncul dari belakang (dapur),” katanya.

Yanti mengaku tidak bisa menyelamatkan harta benda karena api sudah terlanjur membesar. 

“Barang-barang tidak ada yang bisa diselamatkan. Hanya tersisa pakaian di badan. Tapi Alhamdulillah suami saya yang sedang sakit stroke berhasil diselamatkan," katanya. (IMC01)



BERITA BERIKUTNYA