IMCNews.ID - Praktek prostitusi dengan kedok sebagai salon berhasil diungkap. Polisi telah menetapkan seorang tersangka berinisial RA (52) yang diduga sebagai penyedia tempat salon tersebut.
Salon MS ini beroperasi di Kota Padang, Sumatera Barat. Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu menyatakan Salon MS berada di Kecamatan Padang Barat.
Kasus ini diungkap Jumat (14/1/2022). Ia mengatakan penggerebekan ini dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumbar usai mendapatkan laporan dari masyarakat.
Petugas mendatangi lokasi tersebut pada Jumat sekitar pukul 16.20 WIB. Di dalam salon, didapati empat ruangan khusus yang digunakan sebagai lokasi prostitusi.
Saat penggerebekan, ada dua kamar yang digunakan. Kanit Ditreskrimum Polda Sumba, Kompol Rahmat menjelaskan, di kamar pertama pihaknya menemukan wanita berinisial SR dalam keadaan tak menggunakan pakaian.
"Kita mendapati SR dengan pria yang sempat kita periksa dan kemudian kita lepas karena tidak sesuai KUHP. Pria ini tidak dapat ditahan kecuali istrinya melaporkan tindak perzinahan," katanya.
Sementara di kamar kedua, petugas menemukan wanita berinisial DP yang hanya menggunakan pakaian dalam saja tapi tidak ada lelaki di kamar tersebut.
Ketiga wanita ini yakni RA, SR dan DP dibawa ke Polda Sumbar untuk diperiksa lebih lanjut dan diproses sesuai aturan yang ada.
Polisi mengumpulkan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian yakni pakaian dalam wanita, alat kontrasepsi yang sudah digunakan.
Tersangka RA akan disangkakan pasal 296 KUHP dengan ancaman pidana kurungan satu tahun empat bulan. (IMC01)
Polri Tetapkan Tiga Tersangka, Skandal Penyadapan Nomor Presiden Terbongkar
Gerbong Mutasi Polri: Dirlantas hingga Dua Kapolres di Jambi Berganti
Mencuat Isu Penyadapan Pejabat Negara, Pengamat Desak Kapolri Ungkap Identitas Jenderal
Bahlil Tutup Jalur Transit Ekspor SDA, Mulai 2027 Batu Bara Wajib Lewat Danantara
Golkar Lepas Tangan Soal Kasus yang Seret Nusron Wahid, KPK Jadwal Ulang Pemanggilan
JPU Siapkan 103 Saksi dan 5 Ahli untuk Jerat Febrie Adriansyah, Sidang Masuk Tahap Pembuktian