KUR Nol Persen Mulai Direalisasikan Tahun Depan

Selasa, 28 Desember 2021 - 09:15:05 WIB

IMCNews.ID - Wakil Bupati Sigi, Sulawesi Tengah, Samuel Yansen Pongi mengemukakan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) nol persen mulai berjalan atau direalisasikan pada tahun 2022.

"Tahun depan KUR nol persen diterapkan," ucap Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi saat di Kampus II Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama, Senin (27/12/2021). 

Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi menjadi narasumber utama dalam dialog interaktif pendidikan dengan tema "sinergitas mahasiswa Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Datokarama sebagai penggerak pendidikan, perekonomian dan moderasi beragama, dalam membangun Kabupaten Sigi yang gemilang.

Samuel Pongi mengemukakan program KUR nol persen, menjadi satu program prioritas ia dan Bupati Mohamad Irwan, yang bertujuan untuk membangun kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Program ini, sebut dia, awalnya banyak dikritisi oleh pihak-pihak tertentu, karena dinilai tidak masuk akal. Sebab anggapan pihak yang mengkritisi bahwa bank tidak akan mau berpartisipasi pada program KUR nol persen.

"Faktanya, bank berlomba-lomba untuk ikut dalam program kami KUR nol persen ini, kamu sudah launching program ini, dan akan diterapkan atau mulai berjalan tahun 2022," sebutnya.

Program pemberdayaan masyarakat lewat skema KUR, sebut Samuel, merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Pusat. Karena itu, Pemerintah Pusat juga menanggulangi bunga KUR sebanyak delapan persen.

"Bunga KUR yaitu 14 persen, Pemerintah Pusat menanggulangi delapan persen. Dengan begitu bunga yang tersisa enam persen. Artinya sudah ringan, namun masyarakat kami belum mampu untuk mengembalikan bunga, maka Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi menanggulangi bunga enam persen tersebut. Sehingga masyarakat tidak menanggung bunga dari kredit," sebutnya.

Program KUR nol persen yaitu pemerintah menanggulangi bunga dari kredit atau pinjaman. Sementara debiture atau masyarakat menanggulangi biaya pokok dari kredit.

Samuel menjelaskan, untuk menanggulangi bunga enam persen tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi menaruh uang program di bank pelaksana KUR yaitu Bank Mandiri.

"Mereka yang berhak dapat KUR nol persen ini adalah masyarakat petani, peterak, pedagang, yang ekonomi menengah ke bawah. Kemudian, bukan PNS dan pengusaha, serta TNI dan Polri, termasuk BUMN," kata dia.

Program KUR nol persen dijalankan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi bersama Bank Mandiri, dengan memberikan bantuan modal usaha mulai Rp2 juta hingga Rp10 juta tanpa agunan/jaminan.

"Maksud dari program ini adalah, Bupati Sigi Mohamad Irwan dan Wakil Bupati Samuel Pongi ingin membantu orang susah," ungkapnya. (IMC01) 



BERITA BERIKUTNYA