IMCNews.ID - Seorang perempuan muda yang diketahui berinisial GAP (28) ditemukan tak bernyawa di kamar hotel tempatnya menginap. Saat ditemukan, kondisinya tanpa busana.
Di lokasi kejadian, polisi menemukan bercak darah di kasur dan lantai. Korban yang ditemukan, Senin (13/12/2021) itu diduga kuat tewas akibat hantaman benda tumpul.
Penemuan jasad perempuan ini menghebohkan warga Tanjung Pandan, sekitaran Hotel Belitong. Tak membutuhkan waktu lama, tim Kepolisian Resor (Polres) Belitung, Polda Kepulauan Bangka Belitung meringkus IS (25) yang merupakan pelaku pembunuhan.
"Pelaku IS (25) berhasil kami amankan tadi malam pukul 19.30 WIB di rumahnya," kata Kapolres Belitung, AKBP Tris Lesmana Zeviansyah diwakili Kasat Reskrim Polres Belitung, Iptu Edi Purwanto, Rabu (15/12/2021).
Menurut dia, IS (25) diduga kuat merupakan pelaku pembunuhan terhadap GAP (28). Ia mengatakan, berdasarkan keterangan para saksi, rekaman CCTV atau kamera pengawas serta hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi berhasil mengantongi identitas orang yang diduga kuat menjadi pelaku pembunuhan.
Pelaku diamankan di kediamannya beralamat di Jalan ZA Pagar Alam, Kelurahan Tanjung Pendan, Selasa (14/12) malam.
Polisi terpaksa memberikan tindakan tegas terukur kepada pelaku, karena mencoba melarikan diri ketika diminta menunjukkan barang bukti tindak kejahatannya oleh petugas.
"Sedangkan untuk motif pelaku melakukan aksi tersebut sedang kami dalami," ujarnya.
Dia menambahkan, atas perbuatan tersebut pelaku dijerat dengan Pasal 338 KUHP dengan ancaman kurungan penjara maksimal 15 tahun. (IMC01)
Ketua DPRD Kota Jambi Usulkan Pramuka Jadi Jalur Prestasi Masuk Sekolah ke Mendikdasmen
Demokrat Jambi Matangkan Pelaksanaan Musda, Mashuri: Siapa Saja Bisa Maju Asal Sesuai Aturan
Komitmen Anti-Narkoba dan HP Ilegal, Jajaran Lapas Jambi Tandatangani Ikrar Zero Halinar
Gubernur Al Haris Dukung Liga 4 di Stadion Swarna Bhumi, Persebri Wakili Jambi ke Tingkat Nasional
Angka Kemiskinan Muaro Jambi Melonjak, Tekanan Pangan dan Daya Beli Disorot
Duduk di Kursi Pesakitan, Paut Syakarin Sebut Salah Pergaulan