IMCNews.ID, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno meminta Hongaria mendukung penyelenggaraan G20 yang akan digelar tahun 2022 kepada Duta Besar Hongaria untuk Indonesia Lilla Karsay.
Selain kegiatan (event) besar tersebut, diharapkan ada kerja sama antar kedua negara dalam menyelenggarakan berbagai jenis kegiatan.
"Kita juga sedang prepare (mempersiapkan) beberapa event, seperti Indonesia Wellness Festival. Jika ada event yang bisa dikerjasamakan, mari kita berkolaborasi," kata dia dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu.
Seperti diketahui, Hongaria merupakan salah satu negara yang boleh masuk ke Bali.
Dalam pertemuan tersebut, Sandiaga juga menginginkan kerja sama dengan Hungaria dalam industri perfilman. Ia menilai negara tersebut memiliki potensi ekonomi kreatif yang kuat dalam sektor perfilman dan startup.
"Hongaria memiliki Hungarian Film Festival, ini bisa kita kolaborasikan. Film dan animasi pertukaran best practise juga kami harapkan, agar nantinya bisa memajukan perfilman di kedua negara," ujar Menparekraf.
Sementara itu Lilla Karsay menyampaikan rasa senangnya karena Hongaria masuk ke dalam 19 negara yang dapat berkunjung ke Bali.
Lebih lanjut, dikatakan banyak potensi kerja sama yang bisa dilakukan antara Indonesia dengan Hongaria, antara lain wisata kebugaran (wellness tourism), hingga pendidikan di bidang turisme.
Lilla berharap pertemuan ini semakin memperkuat hubungan bilateral antara Hongaria dan Indonesia demi kemajuan kedua negara, khususnya pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
"Kami siap berkolaborasi untuk kemajuan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Hongaria dan Indonesia," ungkap dia. (IMC02/Ant)
Ekonomi Muaro Jambi Melambat: Ketika Proyek Besar Usai, Mesin Pertumbuhan Kehilangan Tenaga
Skor Indeks Demokrasi Jambi Turun, Kesetaraan dan Kebebasan Disorot
Ekonomi RI Tumbuh 5,45 Persen, Airlangga Klaim Lampaui Negara G20
Dua Bulan Kabut Asap, Kerugian Ekonomi Bisa Tembus Rp30 Triliun
Sinergi PHR dan Aparat Penegak Hukum Ungkap DPP Ilegal Tapping Pertamina EP Jambi
Kemenperin Gali Potensi Kerja Sama Industri Makanan Minuman RI-Taiwan