Buntut Kaburnya 24 Tahanan Lapas Anak Sungai Buluh, 10 Anggota Polres Batanghari Diperiksa

Sabtu, 20 November 2021 - 06:48:47 WIB

Lokasi tempat tahanan memanjat untuk kabur. (ist)
Lokasi tempat tahanan memanjat untuk kabur. (ist)

IMCNews.ID, Jambi - Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Jambi memeriksa 10 personel Polres Batanghari terkait kaburnya tahanan dari sel Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Sungai Buluh, Kabupaten Batanghari, Senin (15/11/2021) lalu.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto mengatakan, 10 personel Polres Batanghari saat ini masih menjalani pemeriksaan.

"Akibat kelalain anggota Polres Batanghari mengakibatkan 24 tahanan kabur. Hingga saat ini, Tim gabungan Resmob Polda Jambi dan Polres Batanghari telah berhasil menangkap kembali 13 orang tahanan yang kabur," katanya.

BACA JUGA : Tiga Tahanan yang Kabur Dari Lapas Anak Sungai Buluh Berstatus Tahanan Jaksa

Saat ini tinggal 11 orang tahanan lagi masih dalam pencarian oleh tim gabungan dari Polda Jambi dan Polres Batanghari.

Sebanyak 13 tahanan yang berhasil diamankan kembali itu di antaranya, enam orang tahanan ditangkap dan tujuh orang tahanan menyerahkan diri atau diserahkan oleh pihak keluarga. Kini mereka sudah diamankan di rutan Polda Jambi.  (IMC01)

Data 13 tahanan yang berhasil diamankan kembali:

1.   Rahmat Dwi Putra bin Suhendra atas kasus narkoba menyerahkan diri,

2.   Rendi Danuarta bin Manap (Narkoba),

3.   Riadi alias Puyuk bin Sazili (Narkoba),

4.   Syahrur Rizqi bin M Nursin (Narkoba),

5.   Al Amin bin M Awi (Narkoba).

6.   Gunawan alias Agun bin Sarip dalam kasus narkoba,

7.   Deden Ariandi Prayoga bin Sugiono (narkoba),

8.   Juan Veron bin Bastian (narkoba),

9.   M Revaldo bin Zulkaisam (narkoba),

10. Resgianto alias Gawu bin Rajono (titipan JPU),

11. Iwan Septiawan bin Suryadi (titipan jaksa atau Kejari Batanghari),

12. Arri Sakti bin Suryadi (narkoba)

13. Antonius Virgo alias Pendi bin Zawawi (Illegal driling)

Tahanan yang masih buron:

1.   Ito Wahyudi bin Hamzah (tahanana hakim),

2.   Dedek Veron bin Bastian (narkoba),

3.   Fransiscus Xaperius Rio anak Piktor Arus Petrus (narkoba),

4.   Rikhy Evalino Akbar bin Ismail (narkoba),

5.   Mat Tarjamin bin Matna (Ilog),

6.   Eggy S Bentala bin Rahmat Gamalsia (narkoba),

7.   M Sobri Harahap bin Duski Mirja (narkoba),

8.   Yunus bin Efendi (narkoba),

9.   Ledi Azwar bin Hamzah (narkoba),

10. Sodikun bin Suparman (driling),

11. Joko Purnomo bin Tulus (driling).



BERITA BERIKUTNYA