IMCNews.ID, Jambi - Sebanyak 10 nama putra dan putri daerah asal Provinsi Jambi ikut meramaikan seleksi calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI.
Mereka dinyatakan lolos tahap pertama, seleksi admnistrasi. Untuk KPU RI, ada tujuh nama yang terpantau lolos seleksi administrasi.
Ini diketahui dari laman resmi seleksi, https://seleksikpubawaslu.kemendagri.go.id yang dipantau, Rabu (17/11/2021).
Untuk seleksi anggota KPU RI, ada nama Ahdiyenti (komisioner KPU Provinsi Jambi), Apnizal (komisioner KPU Provinsi Jambi), Mustakim (mantan komisioner KPU Tanjabtim), Azhar Mulia (mantan komisioner KPU Provinsi Jambi), Edison (komisioner KPU Muaro Jambi), A Anif (komisioner KPU Sarolangun), Nuraida Fitri Habi (mantan komisioner KPU Provinsi Jambi).
Sementara untuk calon anggota Bawaslu RI ada nama Suparmin (Komisioner KPU Provinsi Jambi), Wein Arifin (anggota Bawaslu Provinsi Jambi) dan Rofiqoh Pebrianti (anggota Bawaslu Provinsi Jambi).
Untuk diketahui, hingga akhir masa pendaftaran, ada sebanyak 492 orang yang mendaftar sebagai calon komisioner KPU RI. Namun, hanya ada 352 orang yang dinyatakan lolos administrasi, termasuk tujuh nama asal Jambi.
Kemudian, untuk Bawaslu RI, ada sebanyak 376 orang pendaftar. Sementara yang dinyatakan lolos hanya sebanyak 277 orang, termasuk tiga di antaranya berasal dari Jambi.
Salah satu peserta yang dinyatakan lolos administrasi, Suparmin mengakui dirinya mengikuti seleksi untuk calon anggota Bawaslu RI.
"Iya kita coba ikut berkompetisi. Ya mohon doa nya saja, baru lulus bahan. Masih panjang tahapannya. Yang jelas karena sudah terjun ke kepemiluan, pasti tidak jauh darisana, pasti ingin pemilu yang lebih baik lagi," ujarnya.
Di sisi lain, Apnizal juga mengakui dirinya ikut dalam seleksi sebagai anggota KPU RI. Dia mengungkap, ada beberapa nama yang lolos administrasi dari Jambi, termasuk dirinya.
"Benar, kita ikuti saja prosesnya. Kan masih panjang prosesnya. Ini baru tahap awal karena seleksi ini memang terbuka untuk umum, siapa saja boleh ikut mendaftar," ungkapnya.
Senada, Ahdiyenti mengatakan, mengikuti seleksi ini merupakan salah satu bagian penguatan kapasitas diri sebagai penyelenggara pemilu.
"Kita ikuti saja sampai di batas mana, mengalir saja. Prosesnya masih panjang sekalian untuk mencari pengalaman dan belajar," ujar Ahdiyenti
Untuk diketahui, sebelumnya ada swbanyak 868 orang mendaftar menjadi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI hatinga batas akhir pendaftaran, Senin (15/11/2021).
Dimana, 492 orang melamar sebagai anggota KPU, sementara 376 lainnya mendaftar sebagai anggota Bawaslu periode 2022—2027. (IMC01)
Komitmen Anti-Narkoba dan HP Ilegal, Jajaran Lapas Jambi Tandatangani Ikrar Zero Halinar
Gubernur Al Haris Dukung Liga 4 di Stadion Swarna Bhumi, Persebri Wakili Jambi ke Tingkat Nasional
Angka Kemiskinan Muaro Jambi Melonjak, Tekanan Pangan dan Daya Beli Disorot
Berujung Damai, SAD Sepakat Tak Lagi Ambil Sawit di Lahan PT SAL dan Tinggalkan Kecepek