IMCNews.ID, Kerinci - Gubernur Jambi, Al Haris menjanjikan jalur evakuasi Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh akan ia realisasikan dalam masa kepemimpinannya.
Jalur evakuasi itu kembali akan diusulkan kepada Kementerian Kehutanan RI, setelah sebelum tertunda.
Al Haris mengatakan bahwa ada dua rencana jalan evakuasi yang akan diusulkan nantinya, yakni Lempur-Jangkat (Merangin) dan Renah Pemetik-Tanah Tumbuh (Bungo).
"Kita punya dua plan untuk plan A kita teruskan rencana sebelumnya Lempur Kabupaten Kerinci -Renah Kemumu, Kabupaten Merangin. Sedangkan plan B Renah Pemetik Kabupaten Kerinci - Tanah Tumbuh, Kabupaten Bungo," sebutnya.
Namun, saat ini pihak terkait sedang mengkaji biaya dan jarak yang lebih dekat untuk dilewatinya.
"Itu PU akan mengkajinya yang mana yang fleksibel jarak nantinya. Saya targetkan selama saya menjabat sudah ada jalan evakuasi itu," pungkasnya.
Swmentara itu, Bupati Kerinci, H. Adirozal, menyampaikan kepada Gubernur Jambi, pada saat Festival Kerinci, berharap agar jalur evakuasi bisa cepat terealisasi.
"Karena jika terjadi bencana seperti meletusnya Gunung Kerinci, warga Kerinci akan sulit untuk melintasi Jalan Kerinci-Bangko, karena jalurnya cuma satu," ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Walikota Sungai Penuh, pada Rapat Paripurna HUT kota Sungai Penuh ke-13, pada Senin (08/11) kemarin. Dia berharap pemerintah provinsi Ikut mendorong jalur evakuasi tersebut.
"Jika terjadi bencana nantinya warga akan terkurung tidak bisa keluar, karena jalannya cuma ada satu yakni Kerinci-Bangko (Merangin)," katanya. (IMC01)
Febrie Adriansyah Diserahkan ke JPU Kejari Jaksel, Segera Dilimpahkan ke Pengadilan
Malahayati Tidak Membagikan Sapi Limosin: Ketika Analogi Sejarah Perlu Diuji
Atlet Petanque Jambi Topan Satria Dipanggil Ikuti Seleksi World Cup 2026
Gubernur Minta Veteran Tak Berhenti Mengabdi, Wariskan Semangat Juang ke Generasi Muda
Gambut Londerang Kembali Terbakar, Al Haris Turun ke Lokasi Uji Zat Pemadam Api