IMCNews.ID, Jambi - Harimau betina yang ditangkap usai menerkam warga Kecamatan Renah Pembarap, Merangin, terindikasi mengalami gangguan pencernaan. Hal ini berdasarkan pemantauan tim BKSDA Provinsi Jambi.
"Di kandang di Tempat Penyelamatan Satwa (TPS) Mendalo Muarojambi kita pasang kamera untuk memantau, sepertinya harimau itu mengalami kesulitan buang air besar (BAB), mungkin begitu lamanya tidak makan sehingga susah untuk BAB," kata Kepala Tata Usaha BKSDA Provinsi Jambi Teguh Sriyanto.
Daya Alam (BKSDA) Jambi dan direhabilitasi di Tempat Penyelamatan Satwa (TPS) Mendalo Muaro Jambi itu sudah mulai beraktivitas.
BACA JUGA : Kondisi Terkini Harimau Betina yang Terkam Warga Renah Pembarap di BKSDA
Kondisinya sudah lebih baik dibandingkan pada saat pertama kali datang menghuni TPS Mendalo. Meski demikian, tim medis kesehatan hewan di sana belum bisa melakukan pembiusan untuk melakukan pengecekan kesehatan harimau itu secara menyeluruh.
Namun dari pantauan, termasuk pantauan kamera trap, harimau kini seperti mengalami sembelit susah untuk BAB. Selain itu kaki pada bagian kanannya belum bisa menapak karena luka bekas jeratan.
Saat ini tim dokter hewan belum bisa memastikan, hanya menduga-duga, karena belum bisa melakukan pembiusan untuk pengecekan lebih mengenai kesehatannya.
"Yang terpenting saat ini kami fokus untuk mengembalikan staminanya dulu agar nanti bisa kita bius dan dicek lebih lanjut mengenai kesehatan harimau itu apakah ada penyakit atau tidak di dalam tubuhnya," katanya
Harimau sumatera berjenis kelamin betina tersebut ditangkap dengan cara dipasang jebakan di Desa Air Batu Kecamatan Renah Pembarap Kabupaten Merangin.
Sebelumnya, harimau tersebut terlibat konflik dengan warga dan sempat menyerang seorang remaja di Desa Air Batu hingga tewas. Sehingga tim gabungan melakukan upaya penangkapan dan berhasil menjebaknya kemudian dibawa ke TPS Mendalo.
"Pemantauan terus dilakukan menggunakan kamera trap di kandangnya," pungkasnya. (IMC01)
RUPST PHR Perkuat Kemandirian Energi dan Kinerja Berkelanjutan
Jadi Barometer, Komisi I DPRD Bengkulu Bahas Penguatan Kelembagaan & Sengketa dengan KI Jambi
Wamen Imipas Diduga Sudah Dapat Jatah Pengurusan Izin Tinggal WNA Sejak Jabat Dirjen Imigrasi
Seorang Jamaah Haji Asal Merangin Meninggal Akibat Serangan Jantung di Makkah
Faried Tegaskan DPRD dan Pemkot Jambi Terus Perjuangkan Warga Terdampak Zona Merah
Al Haris Minta Proyek Sekolah Rakyat Dipercepat Demi Sambut Siswa Baru