IMCNews.ID, Sengeti - Anggota Satreskrim Polres Muarojambi tangkap pelaku pengangkut minyak ilegal hasil ilegal drilling di Desa Penyengat Olak, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muarojambi.
Untuk mengelabui petugas modus yang digunakan adalah memakai mobil pengangkut air bersih.
"Kasus ini sedikit unik karena pelaku memakai mobil bertuliskan 'air bersih' yang isi sebenarnya adalah minyak ilegal hasil ilegal drilling dan hal itu dipakainya untuk mengelabui petugas di jalan agar bebas dari razia kepolisian," kata Kapolres Muarojambi, AKBP Yuyan Priatmaja, Senin (4/10/2021).
BACA JUGA : Dua Wartawan Bodrek Lakukan Pemerasan Diciduk, Tiga Masih Buron
Pelaku yang diamankan yakni Fredyanto (38) warga Kelurahan Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muarojambi, supir mobil minyak ilegal yang disulap menjadi mobil pengangkut air tersebut.
Mobil tersebut ditangkap pada akhir pekan kemarin oleh tim Satreskrim Polres Muarojambi.
"Modus ini tergolong baru dilakukan agar polisi tidak curiga atas kendaraan yang melintas di wilayah hukum Polres Muarojambi," ujarnya.
Hasil pemeriksaan terhadap tersangka, dia menjelaskan asal minyak ilegal tersebut dari Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari yang akan dikirimkan ke Provinsi Riau sebanyak 4 ton.
Pelaku sudah melakukan aktivitas ilegal drilling ini kurang lebih hampir dua tahun dan pada kali ini berhasil diungkap polisi aksinya.
Pelaku satu kali jalan membawa minyak ilegal tersebut diupah sebanyak Rp1,8 juta. Atas perbuatannya tersangka Fredyanto dikenakan pasal 52 Undang Undang RI Nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi dan atau pasal 480 KUHPidana dengan ancaman pidana penjara maksimal enam tahun. (IMC01)
Soal Anggaran, Al Haris Ingatkan OPD Untuk Fokus, Efektif, Efisien dan Berdampak
Program Pemutihan Pajak Kendaraan Diperpanjang Sampai Akhir Tahun
Jarak Pandang Minim, Sejumlah Penerbangan Menuju Bandara Jambi Tertunda
Pemprov Jambi Gandeng LAN RI Cetak Aparatur Berkualitas hingga Tingkat Desa
Bakal Ada Tambahan 1 Juta Sambungan Gas Rumah Tangga, Langkah Kurangi Gas 3 Kg
Dua Wartawan Bodrek Lakukan Pemerasan Diciduk, Tiga Masih Buron