IMCNews.ID, Sungai Penuh - Warga Desa Sungai Jernih, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh beberapa pekan terakhir diresahkan dengan kemunculan dua ekor beruang yang kerap memangsa ternak warga.
Bahkan, beruang itu dikabarkan warga telah sering masuk perkampungan dalam beberapa bulan terakhir.
"Ya, sudah sering meresahkan warga Beruang itu, makanya diminta pihak terkait untuk menangkapnya. Saya dapat informasi malam tadi (Selasa malam, red) telah masuk perangkap," ujar Miko, warga Sungai Jernih, Rabu (15/09/2021) kemarin.
"Ada dua ekor sering ditemukan baru satu ekor yang ditangkap," tambahnya.
Sementara itu, anggota resort Kerinci BKSDA seksi 1 Bangko, Ridwan, membenarkan tertangkapnya satu ekor beruang madu di desa Sungai Jernih, kecamatan Pondok Tinggi, Sungai Penuh.
"Ya, tertangkapnya malam tadi (Selasa malam, red) sekira pukul 22.30 Wib, di dekat perumahan warga di dusun Batu Panjang, desa Sungai Jernih," jelasnya.
Dia menambahkan pemasangan perangkap tersebut, setelah adanya laporan dari warga setempat, bahwa beruang sering memangsa ternak warga.
"Tapi konflik dengan warga belum, cuma baru ternak yang dimangsa oleh beruang itu. Jumlah beruangnya informasi dari warga ada dua ekor," tuturnya.
Pengintaian beruang itu dilakukan selama dua hari sejak terpasangnya kerangkeng dari petugas gabungan BKSDA Seksi 1 Bangko dan KPHP Kerinci.
"Dua hari kita pasang, di malam kedua masuk kerangkeng yang dipasang dekat rumah warga. Karangkeng yang kita pasang cuma satu unit," sebutnya.
Menurutnya, beruang itu nantinya akan kembali dilepasliarkan. "Tadi sudah dicek dokter hewan, kondisi beruang sehat. Beruang akan dilepas ke habitatnya," pungkasnya. (IMC01)
Gubernur Al Haris Siap Tindaklanjuti Masukan DPRD Demi Kemajuan Jambi
Dede Perampok dan Pembunuh Nindia Pemilik Pajero Sport Hanya Divonis 19 Tahun Penjara
Diperkirakan Dihadiri Ribuan Massa, Pengurus PAN se Provinsi Jambi Dilantik Lusa Oleh Zulhas
Ketua DPRD Provinsi Jambi Soroti Aktivitas Ilegal Pemicu Banjir di Sarolangun