Hasil Evaluasi, Pos Penyekatan Dalam Kota Ditambah

Rabu, 25 Agustus 2021 - 05:59:18 WIB

Suasana pengetatan PPKM level IV di Kota Jambi. (ist)
Suasana pengetatan PPKM level IV di Kota Jambi. (ist)

IMCNews.ID, Jambi - Pengetatan pelaksanaan PPKM level 4 Kota Jambi langsung dievaluasi pada hari kedua, Selasa (24/8/2021) kemarin oleh Walikota Jambi, Sy Fasha bersama Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo.

Hasilnya, pos penyekatan dan pengetatan akan ditambah di beberapa ruas jalan dalam Kota Jambi. Fasha mengakui, di hari pertama pelaksanaan pengetatan, mobilitas warga masih tinggi.

"Misal begini, ada warga yang coba-coba. Benar tidak jalan diperketat, sehingga dia keluar rumah jalan rombongan,’’ kata Fasha, Selasa (24/8/2021) kemarin.

BACA JUGA : Kerinci Terapkan PPKM Level 3, Izin Kenduri Sko Dibatalkan

Oleh karena itu, pos penyekatan ditambah agar dalam waktu satu minggu ini masyarakat enggan keluar rumah. Sehingga tidak ada kontak erat dengan orang yang terkonfirmasi Covid-19. Selain itu juga perlu adanya penambahan personil di lapangan.

"Kami juga perlu siapkan logistik tambahan dan keperluan lainnya. Semua sudah dilaporkan dalam rapat itu," ujarnya.

BACA JUGA : Gubernur Warning ASN
    
Sementara Ketua Tim Relaksasi Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jambi, Jailani mengatakan hingga dua hari berjalan pelaksanaan pengetatan PPKM Level 4 belum ada pelaku usaha yang dikenakan denda.

"Kalau denda masker di lapangan sudah banyak. Tapi kita belum tahu pasti berapa jumlahnya. Karena evaluasinya akan dilaksanakan per tiga hari sekali. Sesuai kesepakatan dengan tim, besok (Rabu hari ini) baru akan dievaluasi," katanya.

BACA JUGA : Fasha Ingatkan Dinsos Beri Bantuan Sembako, Jangan Banyak Aturan
    
Menurut Jailani, pada hari pertama dan kedua masih ditemukan usaha-usaha non esensial yang masih buka.

"Banyak faktor, ada yang ikut-ikutan, ada yang tidak tahu. Ada juga yang berasalan belum terima sembako. Tapi itu semua sudah kita berikan peringatan," katanya.

Sementara itu, pada hari kedua pengetatan kemarin, arus lalulintas dan mobilitas warga melewati pintu masuk Kota Jambi terlihat lengang. Salah satunya di pos penyekatan Simpang Rimbo.

Di Pos tersebut tak ada lagi antrian kendaraan yang panjang seperti hari pertama. Bahkan sebelumnya sempat terjadi kemacetan. Padahal, biasanya pukul 11.00 WIB kendaraan yang melintas di jalan tersebut sangat ramai.

"Hingga siang ini, sudah ada puluhan kendaraan yang diminta putar arah, karena tidak bisa menunjukkan persyaratan dan kepentingan yang sesuai dalam instruksi," jelas salah satu petugas di lokasi, T Siagian.
    
Petugas Labkesda Kota Jambi Pos simpang Rimbo, Tri Novitasari mengatakan pihaknya telah melakukan rapid test terhadap warga dari luar kota Jambi yang ingin masuk ke kota Jambi.  

"Pada hari pertama ada 95 orang du rapid tets. Dan pada hari ini (kemarin) hingga pagi tadi sudah dilakukan rapid test 33 orang. Hasilnya semua non reaktif dan dibolehkan masuk ke kota Jambi. Kedepan di posko Simpang Rimbo akan dilengkapi dengan layanan vaksinasi untuk masyarakat," ujarnya.
    
Kemudian, staf Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Jambi, Rika mengatakan hingga pukul 11.49 Wib, Selasa ada dua pengendara yang tak memakai masker dan langsung didenda.
    
Pada pos penyekatan Simpang Rimbo terlihat belum menyediakan layanan vaksinasi bagi masyarakat. Menurut petugas jaga, dijadwalkan pada Rabu atau Kamis nanti baru tersedia layanan tersebut. (IMC01)



BERITA BERIKUTNYA