IMCNews.ID, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan pandemi COVID-19 memiliki dampak positif bagi sektor ketenagakerjaan. Ia mencontohkan penggunaan teknologi dalam aktivitas bekerja membuat ruang dan waktu bekerja menjadi lebih fleksibel serta efisien.
"Sehingga pekerjaan tidak harus dikerjakan dari kantor dengan jam kerja yang monoton," kata Ida dalam Rakornas Apindo secara daring di Jakarta, Selasa.
Menurutnya, perubahan gaya hidup yang disebabkan pandemi COVID-19 juga mempercepat transformasi ketenagakerjaan yang terus bergerak kepada revolusi industri 4.0.
Pemerintah pun memanfaatkan teknologi dengan membuat Aplikasi Peduli Lindungi, yang akan menjadi instrumen vital dalam pelaksanaan kerja 100 persen di kantor oleh beberapa perusahaan. Aplikasi ini dapat memonitor dan mengendalikan aktivitas bekerja di perusahaan.
"Aplikasi ini merupakan aplikasi yang bersifat real-time, terpadu dan disimpan menjadi big data di Kementerian Informasi dan Komunikasi," imbuh Ida.
Pemerintah juga akan mempercepat program vaksinasi yang akan menjadi salah satu syarat utama berbagai aktivitas, termasuk bekerja. Karena itu, semua pekerja atau buruh harus segera divaksinasi.
"Sesuai arahan Bapak Presiden, maka kita semua harus siap bangkit serta memasuki masa endemik di mana kita harus terbiasa melanjutkan hidup berdampingan dengan virus COVID-19," katanya
Selain dengan vaksinasi, berdampingan dengan COVID-19 juga dilakukan dengan terus menjaga Imunitas jiwa dan raga, serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Pemerintah, termasuk Kemenaker, juga sedang menyiapkan peta jalan memasuki masa endemi. (IMC02/Ant)
Ekonomi RI Tumbuh 5,45 Persen, Airlangga Klaim Lampaui Negara G20
Sinergi PHR dan Aparat Penegak Hukum Ungkap DPP Ilegal Tapping Pertamina EP Jambi
Sebut Dakwaan Jaksa Soal Pemerasan Rp55 Miliar Kabur, Febrie Minta Dibebaskan
DPRD Desak Pemprov Jambi Siapkan Usulan Pengelolaan Mangrove dan Gambut Terpadu