IMCNews.ID, Jakarta - Komoditas batu bara kini tak hanya digunakan sebagai bahan bakar untuk pembangkit listrik tenaga uap tetapi juga memiliki nilai untuk dikembangkan menjadi anoda baterai.
"Kalau kita melihat material yang akan datang yang akan menjadi energi itu dari nikel, kobal, tetapi dari batu bara ada kesempatan untuk menjadi anodanya, yaitu grafit," kata Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Tata Kelola Percepatan Tata Kelola Mineral dan Batu Bara Irwandy Arif dalam webinar yang dipantau di Jakarta, Rabu malam.
Grafit merupakan mineral native element dengan komposisi karbon. Mineral itu memiliki banyak karakteristik unik. Sifat-sifat unik yang dimiliki grafit membuat mineral tersebut memiliki banyak kegunaan, salah satunya sebagai bahan baku untuk baterai kering.
Program kendaraan listrik yang dicanangkan pemerintahan di seluruh dunia, termasuk Indonesia memerlukan komponen baterai untuk menyimpan arus listrik.
Meskipun biaya per kilogram baterai termahal adalah katoda berbasis nikel, akan tetapi komponen terbesar secara keseluruhan dari baterai tersebut justru anoda yang terbuat dari mineral grafit.
Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara (Tekmira) Badan Litbang Kementerian ESDM menginisiasi penelitian anoda baterai dari bahan batu bara dengan mengkonversi menjadi grafit sintetik untuk anoda baterai.
Tingginya tren permintaan grafit alam lantas menempatkan status mineral tersebut sebagai material kritis di masa mendatang, sehingga grafit sintetik dari batu bara menjadi solusi dalam memenuhi kebutuhan anoda baterai.
Irwandy mengungkapkan kebutuhan grafit yang akan terus meningkat seiring pertumbuhan kendaraan listrik menjadi peluang bagi pertambangan batu bara untuk mulai memproduksi grafit.
"Kemudian ada critical raw materials termasuk coking coal, selain daripada grafit. Ini peluang-peluang untuk beralih mengembangkan tambang batu bara," pungkas Irwandy. (IMC02/Ant)
Sinergi PHR dan Aparat Penegak Hukum Ungkap DPP Ilegal Tapping Pertamina EP Jambi
Sebut Dakwaan Jaksa Soal Pemerasan Rp55 Miliar Kabur, Febrie Minta Dibebaskan
DPRD Desak Pemprov Jambi Siapkan Usulan Pengelolaan Mangrove dan Gambut Terpadu
Airlangga Optimistis Sawit Berkontribusi Bagi Kesejahteraan Masyarakat