IMCNews.ID, New York - Harga minyak naik pada hari Rabu setelah data menunjukkan penurunan besar dan kuat dalam stok minyak mentah AS.
West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus bertambah 49 sen menjadi menetap di 73,47 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus naik 37 sen menjadi ditutup pada 75,13 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.
Persediaan minyak mentah AS turun 6,7 juta barel selama pekan yang berakhir 25 Juni, Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan dalam sebuah laporan pada hari Rabu. Analis yang disurvei oleh S&P Global Platts memperkirakan publikasi EIA menunjukkan penurunan 4,7 juta barel dalam stok minyak mentah AS.
Pada tingkat 452,3 juta barel, persediaan minyak mentah AS berada sekitar 6 persen di bawah rata-rata lima tahun untuk tahun ini.
Menurut EIA, total persediaan bensin motor meningkat 1,5 juta barel pekan lalu, sementara persediaan bahan bakar sulingan turun 0,9 juta barel.
Sementara itu, para pedagang menunggu pertemuan penting Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, secara kolektif dikenal sebagai OPEC+, karena kelompok tersebut dijadwalkan bertemu melalui konferensi video pada hari Kamis untuk meninjau tingkat produksi minyak mentah. (IMC02/Ant)
Gubernur Al Haris Dorong HKTI Jadi Lokomotif Gerakan Pangan di Jambi
Menaker Ingatkan Itjen Jangan Cuma Cari Temuan Tapi Harus Cegah Masalah
Tiga Warga Jambi Korban Scam di Kamboja Dipulangkan, Satu Menghilang Saat Tiba di Jakarta
Sempat Dibantarkan, Bengawan Kamto Terdakwa Korupsi Kredit BNI Rp105 M Kembali Ditahan
Gandeng KI Jambi, LLDIKTI Sosialisasikan Keterbukaan Informasi Perguruan Tinggi Swasta
BMKG Ingatkan Kemarau Tahun Ini Lebih Kering Dibanding 30 Tahun Terakhir
Menperin Resmikan Pabrik Daur Ulang Plastik Terbesar di Indonesia