IMCNews.ID, Jambi - Bupati Tebo, Sukandar mengaku telah menginstruksikan Sekda Tebo untuk segera melakukan evaluasi terhadap rencana perjalanan Dinas ASN. Tujuannya, untuk mempertimbangkan apakah perjalanan dinas yang akan dilakukan akan berpengaruh pada kesehatan dan substansi kerja serta tingkat kepentingan pertemuan.
"Pada rapat koordinasi (bersama Pj Gubernur Jambi, red) memang, ketika Tebo ditetapkan sebagai zona merah banyak ASN dan keluarganya terindikasi positif Covid-19,” akunya.
Berdasarkan tracking yang dilakukan satgas, paling banyak ditemui ASN uang berdomisili di Kecamatan Tebo Tengah dan Rimbo Bujang.
"Mereka kita intruksikan cek kesehatan, bagi ASN yang ada indikasi diabetes tidak diperbolehkan melakukan perjalanan dinas, sebagai pertimbangan,” katanya.
BACA JUGA : Bertambah 8, Pasien Meninggal Akibat COVID-19 Sudah 234 Orang
Menururnya, jika pembahasan kerja ASN tidak perlu tatap muka, maka perjalanan dinas tidak perlu dilakukan. Namun jika terkait anggaran seperti kementrian dan anggaran dari pusat pertemuan tidak bisa dielakkan
"Jika bisa melalui telepon, daring atau zoom, kita instruksikan untuk itu, namun kita harus hadir, kita tidak bisa berbuat banyak pertemuan fisik harus dilakukan, nanti kalau tidak kita urus ditakutkan anggaran akan berkurang,” tandasnya. (IMC01)
Tarik Ulur PI Migas, Pemprov Jambi Didesak Lakukan Percepatan
Peringatan Bagi SPPG! Jangan Gunakan Gas, Beras dan Minyak Subsidi
Pertamina EP Jambi Gagas Lansiapreneur Batik Eco-Print Dorong Lansia Berdaya
OPD Diminta Benahi Diri Ciptakan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel
Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Jadi Disetujui Jadi Perda, Gubernur Berikan Apresiasi
Buka Munas XIX BEM SI di Unja, Menpora: Mahasiswa Penentu Arah Masa Depan Bangsa