IMCNews.ID - Sesosok mayat ditemukan dalam kondisi luka bakar hingga 100 persen. Penemuan itu cukup membuat geger. Diduga, pria yang diperkirakan berusia 16-25 tahun tersebut merupakan korban pembunuhan.
Pasalnya, hasil autopsi yang dilakukan Tim Forensik Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Provinsi Sulawesi Selatan menemukan adanya tanda-tanda kekerasan.
Mayat tersebut ditemukan hangus terbakar di Bukit Tompo Ladang, Desa Padelo, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros.
"Luka bakar pada tubuh korban itu 100 persen. Proses autopsi dilaksanakan selama tiga jam untuk mengetahui penyebab kematian. Ada petunjuk tindakan diduga ada tanda-tanda kekerasan (dibunuh) pada tubuh korban," ungkap Dokter Forensik Biddokes Polda Sulsel, Deni Mathius, Sabtu (12/6/2021).
Proses autopsi jasad korban tersebut, kata dia, atas permintaan Polsek Mallawa sesuai petunjuk dari Polres Maros, setelah penemuan korban usai terbakar pada Jumat 11 Juni 2021. Dari proses identifikasi, ditemukan banyak kejanggalan pada tubuh korban.
"Indikasinya, korban diduga sudah meninggal dunia dua atau tiga hari sebelum terbakar, karena hasil identifikasi sudah terjadi proses pembusukan pada jasad korban," beber dokter Deni.
Selain itu, jasad korban tanpa identitas itu diketahui berjenis kelamin laki-laki, dengan usia diperkirakan 16-25 tahun. Pihaknya masih mencari data primer dan sekunder untuk mengarahkan sekaligus menentukan identitas korban.
Pihak laboratorium juga mengambil sampel DNA serta properti di tubuh korban untuk memastikan identitasnya.
Secara terpisah, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan mengatakan, hasil pemeriksaan pada jasad korban, dinyatakan sudah meninggal sebelum terbakar. Diduga korban sengaja dibakar, karena ditemukan cairan yang bisa memicu api pada tubuh korban.
"Dari hasil labfor yang diterima, kuat dugaan korban dibakar pelaku, bahkan ditemukan cairan yang memicu api membesar, kemudian ada luka tusukan. Kemungkinan korban dibunuh sebelum dibakar," ungkap dia.
Sebelumnya, seorang supir truk, Dodi, menemukan sesosok tubuh terbakar di lokasi kejadian pada Jumat 11 Juni 2021 sekitar pukul 04.30 WITA. Awalnya dia mengira warga sedang membakar sampah, lalu melaluinya.
Namun saat pulang melintasi jalan tersebut, dirinya kaget ada mayat terbakar, lalu melaporkan kejadian itu ke warga dan langsung ditindaklanjuti polsek setempat.
"Saya kaget, waktu pulang, ternyata itu mayat yang terbakar, tadinya saya pikir itu sampah dibakar. Lalu saya menyampaikan kejadian itu ke warga kemudian polisi datang di lokasi itu," tutur Dodi. (IMC01/ant)
Tarik Ulur PI Migas, Pemprov Jambi Didesak Lakukan Percepatan
Peringatan Bagi SPPG! Jangan Gunakan Gas, Beras dan Minyak Subsidi
Pertamina EP Jambi Gagas Lansiapreneur Batik Eco-Print Dorong Lansia Berdaya
OPD Diminta Benahi Diri Ciptakan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel
Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Jadi Disetujui Jadi Perda, Gubernur Berikan Apresiasi
Buka Munas XIX BEM SI di Unja, Menpora: Mahasiswa Penentu Arah Masa Depan Bangsa
Awas Jeratan Hukum, Hindari Politik Balas Budi Pasca Pilkada