IMCNews.ID, Jambi - Angka kecelakaan lalu lintas selama arus mudik lebaran tahun 2021 ini meningkat dibandingkan tahun lalu sebesar 64,29 persen dari 14 kasus tahun lalu menjadi 23 kasus tahun ini.
Dalam 23 kasus kecelakaan tersebut, 10 nyawa melayang. Direktur Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jambi, Kombes Pol Heru Sutopo mengatakan, jumlah korban itu juga meningkat.
Selain 10 nyawa melayang, empat orang luka berat, luka ringan 31 orang, dan kerugian materil Rp 181.750.000. Sementara selama Operasi Ketupat 2020 lalu, korban meninggal dunia berjumlah enam orang, luka berat dua orang, luka ringan 16 orang, dan kerugian materil Rp112.6000.000.
BACA JUGA : Motor Angkut Enam Galon Minyak Ludes Terbakar
"Kejadian lakalantas selama Operasi Ketupat 2021 paling banyak di wilayah hukum Polresta Jambi dengan tujuh kejadian. Kemudian di wilayah hukum Polrea Bungo ada lima kejadian, dengan empat orang jadi korban meninggal dunia," katanya.
Kemudian empat kejadian di wilayah hukum Polres Tanjungjabung Barat, dengan dua orang korban meninggal dunia. Selanjutnya di wilayah hukum Polres Sarolangun dan Polres Merangin masing-masing terjadi dua kejadian lakalantas, dengan korban masing-masing dua orang.
BACA JUGA : Tol Trans Sumatera Makan Korban, Dua Penumpang Xenia Tewas Usai Tabrak Ekor Truk
"Kemudian di wilayah hukum Polres Batanghari terjadi dua kejadian lakalantas, dan satu kejadian di wilayah hukum Polres Muarojambi," urainya.
Dia mengimbau agar masyarakat Jambi tetap berhati-hati dan mematuhi aturan saat berkendara di jalan raya, guna meminimalisir terjadinya lakalantas. (IMC01)
Kabel Transmisi Putus di Mestong Jambi Penyebab Blackout Listrik Sumatera
Makna Berkurban Idul Adha di Tengah Kesenjangan Sosial di Jambi
KABAR DUKA! Seorang Jamaah Haji Asal Jambi Meninggal Dunia di Makkah
Sepanjang Triwulan Pertama 2026 Ditemukan 1.443 Orang Dipasung Akibat Masalah Kesehatan Mental
Listrik se-Sumatera Padam Total, Pemerintah Didesak Audit Menyeluruh PLN