Gubernur Al Haris Ajak Perbanyak Shalawat: Kekuasaan Milik Allah

Senin, 07 September 2026 - 12:32:11 WIB

IMCNews.ID, Jambi - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH menekankan dua hikmah utama dari peringatan Maulid kali ini.

Pertama, menyadari bahwa kekuasaan hanya milik Allah SWT sehingga manusia harus banyak berdoa dan tidak sombong. Kedua, memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Pernyatan tersebut disampaikannya saat menghadiri Tabligh Akbar Pemerintah Provinsi Jambi dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026, bertempat di Masjid Raya Tsamaratul Insan, Kota Jambi, Minggu (06/09/2026).

Kegiatan ini diikuti Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, para unsur Forkopimda Provinsi Jambi, Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tamu lainnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Al Haris mengajak seluruh jamaah untuk terus bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

“Karena risalah yang beliau sampaikan, yang beliau bawa, yang hari ini mengantarkan kita untuk memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad Rasulullah. Mudah-mudahan kita semua senantiasa dalam ridho dan perlindungan dari Allah Subhanahu wa ta’ala,” ujarnya.

Gubernur juga menyampaikan permohonan maaf karena penceramah yang semula dijadwalkan, Ustadz Das'ad Latif, tidak dapat hadir.

Menurutnya, erupsi anak Gunung Krakatau menyebabkan abu vulkanik hingga ke Bandara Soekarno-Hatta sehingga penerbangan Ustadz Das'ad Latif tertunda.

“Manusia hanya bisa berbicara, tapi Allah lah yang mengaturnya. Karena itu kita yakini bahwa semua datang dari Allah,” katanya.

"Sebagai pengganti, Tabligh Akbar menghadirkan Ustadz Syekh Muhammad Musthafa 'Alaa Na'aimah dari Mesir untuk memberikan pencerahan kepada jamaah," lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Al Haris juga mengajak seluruh masyarakat Jambi untuk memanjatkan doa agar segera diturunkan hujan.

Ia menyebut Provinsi Jambi saat ini mulai dilanda kekeringan akibat fenomena El Nino yang tahun ini disebut “El Nino Godzilla” karena dampaknya yang luar biasa.

“Kita mengharapkan doa dari seluruh bapak ibu. Mudah-mudahan negeri kita ini Allah mudahkan dengan turunnya hujan. Hari ini kekeringan sudah mulai melanda kita karena kemarau El Nino Godzilla ini keringnya luar biasa,” jelasnya.

Merujuk data BMKG, puncak kemarau diprakirakan hingga Oktober. Namun Gubernur Al Haris mengingatkan bahwa segala sesuatu adalah kuasa Allah.

“Kalau melihat tanggal daripada BMKG Oktober. Mudah-mudahan Allah bisa saja. Kalau Allah mau, kapan saja Allah bisa kasih hujan kepada kita. Mari kita berdoa, mudah-mudahan Allah segera memberi kita hujan. Insya Allah, tanaman kembali tumbuh baik dan manusia juga Alhamdulillah sehat seperti biasa,” ungkapnya.

Gubernur Al Haris menekankan dua hikmah utama dari peringatan Maulid kali ini. Pertama, menyadari bahwa kekuasaan hanya milik Allah SWT sehingga manusia harus banyak berdoa dan tidak sombong. Kedua, memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

“Mari kita perbanyak untuk bershalawat kepada Nabi kita Muhammad SAW. Mudah-mudahan dengan shalawat itu insya Allah juga memudahkan kita untuk dikabulkan hajat-hajat kita. Aamiin,” tutupnya.

Sementara itu, Syekh Muhammad Musthafa 'Alaa Na'aimah dalam tausiahnya menyampaikan bahwa doa para nabi bukanlah doa yang lahir dari kehidupan tanpa ujian.

Sebaliknya, doa-doa tersebut muncul dari situasi yang penuh tekanan, kesedihan, dan harapan yang mendalam. (*)



BERITA BERIKUTNYA