IMCNews.ID, Kualatungkal - Tiga tersangka kasus dugaan perusakan hutan dan pelanggaran pelayaran dilimpahkan bersama barang bukti oleh penyidik Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Jambi ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Kamis (7/5/2026) siang.
Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Jambi, AKBP Febriandy menyampaikan pengungkapan kasus itu terjadi di wilayah perairan Sungai Dualap, Kecamatan Kuala Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, pada Selasa, 10 Maret 2026 lalu.
Ketiga tersangka yang dilimpahkan yakni
IS, MD, dan PJ. Semuanya merupakan warga Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau.
Mereka disangkakan melanggar Pasal 88 ayat (1) huruf a juncto Pasal 16 Undang-Undang RI Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan sebagaimana telah diubah dalam UU RI Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.
Kemudian Pasal 323 ayat (1) juncto Pasal 219 ayat (1) UU RI Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran yang telah diubah dalam UU RI Nomor 66 Tahun 2024.
Di kesempatan berbeda, Dirpolairud Polda Jambi Kombes Pol Dhovan Oktavianton menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap segala bentuk aktivitas ilegal yang merusak kawasan hutan maupun pelanggaran hukum di wilayah perairan Jambi.
Dia menegaskan kerjasama antara kepolisian dan kejaksaan menjadi bagian penting dalam memastikan proses hukum berjalan profesional, transparan, dan tuntas hingga tahap persidangan. (*)
Bantah Seleksi KI Provinsi Jambi Tak Transparanan, Ariansyah: Pendaftaran Belum Dibuka
Benahi Estetika Daerah, Dorong Penataan Kabel Internet Bawah Tanah
HUT Damkar, Satpol PP dan Satlinmas Momentum Tingkatkan Pelayanan Pada Masyarakat
Dana Hibah Untuk Partai Politik di Jambi Capai Miliaran, Nih Rinciannya
Alung Kurir 58 Kg Sabu yang Sempat Kabur Dari Polda Dilimpahkan ke JPU Kejari Jambi
Bukan Krisis 1998, Tantangan Ekonomi Indonesia 2026 Lebih Kompleks
Bengawan Kamto Komut PT PAL Dituntut 6 Tahun Penjara Dalam Dugaan Korupsi Kredit BNI