IMCNews.ID, Sengeti - “Jalan Mulus Cuma Mimpi” menjadi ungkapan warga Desa Talang Belido, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi yang kecewa karena jalanan rusak di lingkungannya tak kunjung diperbaiki.
Bahkan warga menyatakan bahwa jalanan rusak sudah menjadi tradisi. Buntut dari kekecewaan itu, warga menanam pohon pisang di jalanan rusak sepanjang kurang lebih 1 km.
Jalanan tersebut tampak dipenuhi lubang besar yang memanjang di hampir seluruh badan jalan.
Kondisi jalanan yang rusak dengan lubang menganga itu disebut dapat membahayakan keselamatan warga dan pengendara.
Kepala Desa Talang Belido Fadli, mengatakan jalan yang ditanami pohon pisang berada di RT 05 dan merupakan jalan kabupaten.
Menurut dia, warga telah lama menunggu perbaikan jalan, namun hingga kini belum terealisasi.
Aksi penanaman pohon pisang itu, merupakan inisiatif warga sebagai bentuk penyampaian aspirasi.
“Betul, itu bentuk protes warga. Jalan itu kewenangan Kabupaten,” ungkapnya. (*)
Mantan Wamenaker Divonis 4,5 Tahun Penjara Kasus Korupsi Pengurusan Sertifikasi K3
Gubernur Al Haris: Ponpes Tak Tergantikan Bentuk Akhlak dan Pengetahuan Generasi Muda
Rupiah Capai Rp18.023, Pemerintah Haris Jaga Kepercayaan Pasar dan Perkuat Devisa
RUPST PHR Perkuat Kemandirian Energi dan Kinerja Berkelanjutan
Jadi Barometer, Komisi I DPRD Bengkulu Bahas Penguatan Kelembagaan & Sengketa dengan KI Jambi