IMCNews.ID, Sengeti - “Jalan Mulus Cuma Mimpi” menjadi ungkapan warga Desa Talang Belido, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi yang kecewa karena jalanan rusak di lingkungannya tak kunjung diperbaiki.
Bahkan warga menyatakan bahwa jalanan rusak sudah menjadi tradisi. Buntut dari kekecewaan itu, warga menanam pohon pisang di jalanan rusak sepanjang kurang lebih 1 km.
Jalanan tersebut tampak dipenuhi lubang besar yang memanjang di hampir seluruh badan jalan.
Kondisi jalanan yang rusak dengan lubang menganga itu disebut dapat membahayakan keselamatan warga dan pengendara.
Kepala Desa Talang Belido Fadli, mengatakan jalan yang ditanami pohon pisang berada di RT 05 dan merupakan jalan kabupaten.
Menurut dia, warga telah lama menunggu perbaikan jalan, namun hingga kini belum terealisasi.
Aksi penanaman pohon pisang itu, merupakan inisiatif warga sebagai bentuk penyampaian aspirasi.
“Betul, itu bentuk protes warga. Jalan itu kewenangan Kabupaten,” ungkapnya. (*)
Terima SK Ketua DPD Demokrat Provinsi Jambi, Fauzi Ansori Ajak Seluruh Kader Bersatu
Pembangunan Jalan Tol Jambi-Rengat, Gubernur Ingatkan Soal Pengadaan Tanah
Pemprov Jambi Didesak Perkuat Mitigasi Sikapi Penyusutan Debit Sungai Batanghari
Seleksi Ketat Atlet PON Bela Diri, KONI Jambi Optimistis Raih Medali