IMCNews.ID, Jambi - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi, Polda, Korem hingga Kejati Jambi sepakat untuk mendorong percepatan jalan khusus batubara di Provinsi Jambi.
Hal itu terungkap saat rapat evaluasi jalan khusus yang dilaksanakan di rumah dinas Gubernur Jambi baru-baru ini yang dipimpin langsung Gubernur Jambi, Al Haris didampingi Dirlantas Polda, Kombes Adi Benny, Kapenrem Mayor Czi Redno Subandhy dan Asisten Intelejen Kejati Muhammad Husaini serta Ketua DPRD Provinsi Jambi M Hafiz Fattah.
Mereka mendorong percepatan proyek jalan khusus batubara oleh tiga investor yang kini sedang mengerjakan jalan tersebut yaitu PT Sinar Anugerah Sukses (SAS), PT Inti Bangun Sarana (IBS) dan PT Putra Bulian Properti (PBP).
Dalam pertemuan ini, Kombes Adi Benny mengatakan permasalahan angkutan batubara adalah persoalan kursial di Provinsi Jambi.
Telah jadi catatan Polda sejak lama, di mana angkutan tambang yang masih melalui jalan umum sehingga menimbulkan ratusan korban jiwa meninggal akibat kecelakaan.
Selain itu juga menimbulkan kemacetan yang sangat luar biasa sehingga menganggu pengguna jalan umum dan menganggu perekonomian daerah.
Dorongan agar ketiga investor ini segera menyelesaikan jalan khusus di Provinsi Jambi juga diungkapkan oleh Mayor Czi Redno Subandhy dan Muhammad Husaini.
Kata mereka, perusahaan tambang tak boleh hanya memikirkan bisnis namun juga harus memikirkan kenyamanan dan keamanan agar tak ada dampak negatif yang dialami masyarakat.
Dalam kesempatan ini, Gubernur Jambi juga sempat meminta semua investor untuk terbuka terhadap segala persoalan yang terjadi di masing-masing perusahaan dalam menyelesaikan jalan khusus ini.
"Kalau ada kendala, laporkan ke pemerintah. Selama bisa dibantu, akan kita bantu semaksimal mungkin," ujarnya.
Setelah diminta terbuka, kemudian masing-masing perwakilan perusahaan memaparkan berbagai persoalan yang mereka hadapi saat ini, mulai dari perizinan kawasan hutan, lonjakan harga lahan hingga konflik sosial.
Menurut Al Haris, sektor pertambangan, pertanian dan perkebunan masih menjadi tulang punggung ekonomi Provinsi Jambi.
Layanan Bank Jambi. Saat ini, pertumbuhan ekonomi Jambi tercatat sebesar 4,77 persen.
“Kita berharap persoalan batubara di Jambi ada progres yang jelas," ujarnya.
Gubernur Al Haris juga mendorong kolaborasi antar perusahaan pengembang untuk mempercepat penyelesaian proyek.
Ia menekankan, aspek bisnis menjadi kewenangan perusahaan, namun pemerintah daerah siap memfasilitasi penyelesaian persoalan di wilayah masing-masing.
Akhir pertemuan ini kemudian mengerucut pada komitmen bahwa Pemprov Jambi bersama Polda, Korem, Kejati serta pemerintah daerah akan membantu mengurai persoalan yang dihadapi para investor guna menuntaskan proyek jalan khusus batubara di Provinsi Jambi, agar segera beroperasi. (*)
Menaker Ingatkan Itjen Jangan Cuma Cari Temuan Tapi Harus Cegah Masalah
Tiga Warga Jambi Korban Scam di Kamboja Dipulangkan, Satu Menghilang Saat Tiba di Jakarta
Sempat Dibantarkan, Bengawan Kamto Terdakwa Korupsi Kredit BNI Rp105 M Kembali Ditahan
Gandeng KI Jambi, LLDIKTI Sosialisasikan Keterbukaan Informasi Perguruan Tinggi Swasta
BMKG Ingatkan Kemarau Tahun Ini Lebih Kering Dibanding 30 Tahun Terakhir
Gubernur Al Haris: RKPD Provinsi Perlu Jaga Keselarasan dengan Target Nasional
Pemkab Batang Hari Dorong Percepatan Pembangunan Jalan Khusus