IMCNews.ID - Gajah ditemukan mati dengan kondisi gading yang sudah hilang di areal konsesi PT Riau Andalan Pulp and Paper (PT RAPP).
Penemuan gajah berjenis kelamin jantan itu dilaporkan kepada Polres Pelalawan dan Balai Besar KSDA Riau pada Senin (2/2/2026) lalu.
Gajah tersebut diperkirakan berumur di atas 40 tahun, dan telah mati sekitar dua pekan sebelum ditemukan.
Dari hasil bedah bangkai, ditemukan indikasi cedera kepala berat, dan secara medis dugaan sementara mengarah pada trauma kepala akibat luka tembak.
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni juga menyebut bakal menindak tegas jaringan pemburu yang diduga terlibat dalam kematian gajah sumatera itu.
“Ini adalah suatu hal yang sangat sadis, tidak memenuhi standar nilai-nilai dasar kemanusiaan kita. Oleh karena itu, sekali lagi tidak ada ampun bagi siapa pun orang yang masih melakukan pembunuhan liar terhadap satwa langka di Indonesia,” katanya, Senin (9/2/2026).
“Kalau (pelakunya) ketemu kita tidak akan kasih ampun. Ini saya berharap adalah kejadian terakhir ada pemburuan liar terhadap gajah di Indonesia,” tambahnya.
Dia juga mengaku telah meminta polisi mengusut kejadian tersebut. Dia mengaku akan bekerja keras mengejar pelaku.
“Saya sudah menelpon langsung Kapolda Riau, dan beliau sudah turun ke lapangan bersama dengan kepala balai kami untuk melakukan investigasi,” ungkapnya. (*)
MK Putuskan Gugatan Soal Ijazah Gibran Tak Dapat Diterima, Tapi…
Satgas Kerahkan Waterbombing dan Alat Berat Atasi Karhutla Tahura Orang Kayo Hitam
Soal Anggaran, Al Haris Ingatkan OPD Untuk Fokus, Efektif, Efisien dan Berdampak
Program Pemutihan Pajak Kendaraan Diperpanjang Sampai Akhir Tahun
Jarak Pandang Minim, Sejumlah Penerbangan Menuju Bandara Jambi Tertunda
Pemprov Jambi Gandeng LAN RI Cetak Aparatur Berkualitas hingga Tingkat Desa
Muhaimin Tegaskan Peran Strategis Pers Pada Puncak HPN 2026 di Banten