IMCNews.ID, Muaro Jambi - Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup (LH) Bidang Kelestarian Sumber Daya Keanekaragaman Hayati dan Sosial Budaya, Nur Adi Wardoyo menyatakan bahwa Provinsi Jambi dapat dijadikan contoh yang menggerakkan penanaman pohon serentak di Indonesia.
Pernyataan ini disampaikannya saat Penanaman Pohon Serentak se-Provinsi Jambi dalam rangkaian HUT Ke-69 Provinsi Jambi di Sempadan Sungai Batanghari, Dusun Tuo, Desa Pematang Jering, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, Rabu (28/01/2026).
Hadir pada kesempatan tersebut Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno, Forkopimda Provinsi Jambi, dan Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris.
Nur Adi Wardoyo mengapresiasi inisiatif dari Gubernur Jambi, Al Haris serta jajarannya menjadikan HUT Provinsi Jambi sebagai gerakan untuk melakukan penanaman pohon.
“Untuk acara menanam pohon serentak hari ini kami mengharapkan bahwa ini menjadi guliran yang berlanjut tidak berhenti di acara hari ini, tetapi bergulir ke seluruh penjuru Jambi, dilakukan oleh semua stakeholder di Jambi sampai kepada setiap lingkungan warga. Dengan penanaman pohon ini akan menjadi hijau, teduh, bersih dan juga sehat ya secara lingkungannya,” ungkap Nur Adi Wardoyo.
“Termasuk juga kita kurangi resiko untuk longsor dan banjir tetapi tujuannya adalah setiap lingkungan warga itu bersih, hijau, sehat, teduh, ramah lingkungan, jadi upaya yang dilakukan Provinsi Jambi ini kami akan jadikan sebagai contoh, akan menggema diseluruh Indonesia,” tambahnya.
Dia menyebut, kegiatan penanaman pohon yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jambi menjadi contoh untuk gerakan yang secara serentak di Indonesia.
“Mari kita gerakkan untuk nanam pohon ini bersama nanti hulunya bekerja bersama dengan seluruh warga masyarakat di tingkat RT/RW sampai di tingkat desa, dilakukan secara bersama secara kolektif,” ucapnya.
Sementara itu, Gubernur Al Haris menyatakan bahwa Gerakan Penanaman Pohon Serentak ini dimaksudkan sebagai bentuk dan upaya untuk pemulihan areal dari degradasi dan kerusakan.
Bibit yang digunakan untuk penanaman serentak ini meliputi bibit kayu-kayuan, bibit penghasil Hasil Hutan Bukan Kayu seperti buah-buahan, dan jenis-jenis Multi Purpose Tree Species (MPTS) lainnya.
“Kita masih ingat sekaligus keperihatinan yang mendalam terhadap kejadian yang menimpa saudara kita di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang dilanda bencana banjir, erosi, tanah longsor, dan banjir bandang, sebagai akibat dari kurangnya keberadaan pohon dan ekosistem hutan, sehingga daya dukung dan daya tampung sebagai fungsi lindung, hidrologis, dan tata air tidak mampu menyerap, menahan, dan menampung debit air yang besar seiring cuaca ekstrem terjadinya curah hujan tinggi,” ujarnya.
Dijelaskan Gubernur Al Haris, kegiatan ini juga untuk membangkitkan semangat, motivasi, dan menggerakkan seluruh elemen masyarakat Provinsi Jambi untuk menanam dan memelihara pohon.
Menurutnya Penanaman pohon serentak ini bukan hanya untuk kegiatan seremonial belaka, tetapi akan terus dilanjutkan dengan memelihara, merawat, dan mendorong untuk terus mengajak peran serta masyarakat luas untuk semakin meningkatkan tutupan lahan.
“Kalau beberapa kasus banjir, longsor, selama ini tentu kita lihat bahwa hutan kita sudah mulai terbatas, artinya longsor karena tidak ada penahan tebing. Kemudian juga mungkin juga ada orang-orang yang membakar hutan diam-diam sehingga hutannya gundul sehingga longsor. Gerakan tanam pohon paling tidak di wilayah sekitar kita ekosistem yang ada ini cukup baik ke depannya, daerah kita hijau, kemudian juga sumber airnya bagus. Nah, ini sangat penting untuk kehidupan anak-anak cucu kita ke depannya,” pungkasnya.
Adapun jumlah bibit tanaman yang berhasil ditanam sebanyak 201.274 batang, terdiri dari tanaman yang ditanam oleh kelompok masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Masyarakat Perhutanan Sosial sebanyak 188.709 batang.
Kemudian Pemerintah Daerah Kabupten berkolaborasi dengan UPTD KPHP lingkup Dinas Kehutanan Provinsi Jambi sebanyak 3.330 batang, dan pemegang perijinan berusaha bidang Kehutanan 9.235 batang dengan total luas sekitar 503,2 Hektar. (*)
Masuki Masa Purna Tugas, M Dianto: Maaf Kalau Ada Yang Kurang Berkenan Selama Bertugas
Ratusan Atlet Jalani Tes Kesehatan Jelang Pon Beladiri Sulawesi Utara Agustus 2026
Perlindungan Anak Dari Eksploitasi Seksual di Lingkungan Pariwisata
CJH Cadangan Gagal Berangkat Karena Tak Masuk Kuota, Begini Penjelasan Kemenhaj Jambi
SKK Migas dan Pertamina Verifikasi Lapangan Ribuan Sumur Minyak Rakyat di Jambi
Kejayaan Kapal Pinisi dan Daya Tahan Politik PSI di Samudra Poltik
Gubernur Al Haris: Pemprov Jambi dan BI Komitmen Kendalikan Inflasi